Published On: Sab, Apr 20th, 2013

Pasokan Solar Dikurangi, Ekonomi Terhambat

Share This
Tags

TUBAN

antri solar

HABIS : Truk sedang antri membeli solar di jalan Martadinata Tuban

seputartuban.com – Terbatasnya stok Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya solar disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diKabupaten Tuban, mengakibatkan antrian pembeli mengular. Seperti yang terjadi di SPBU di Jl. Marthadinata, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Sabtu (20/04/2013). Antrian memanjang para pembeli solar dalam bentuk jurigen hingga kendaraan roda 4.

Antrian kendaraan roda 4 memanjang hingga 200 meter keluar dari area SPBU. Mereka harus rela antri berjam-jam untuk mendapatkan solar. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan. Karena kendaraan besar antri hingga meluber ke jalan raya.

Ibrahim (55), warga Kabupaten Lamongan, sopir truck Nopol  L 8009 CC bermuatan beras, kentang dan wortel ini saat dikonfirmasi, Sabtu (20/04/2013) mengatakan, mulai masuk kawasan Kabupaten Tuban, semua SPBU kehabisan solar.  Hal ini membuat pengiriman barang terhambat.

Akibat keterlambatan ini, dirinya akan mendapatkan pinalti atau denda. Bahkan jika sampai batal dikirim dia tidak mendapatkan honor. Selain itu, bahan makanan yang dimuat bisa membusuk apabila baang terlalu lama tidak sampai tujuan.

“Kalau memang pemerintah akan menaikkan silahkan. Tapi jangan sampai telat, kita sudah kerja malah terkena klaim dan potong gaji. 2 jam saya antri, malah disini sudah habis, ” katanya mengeluh.

Salah satu petugas SPBU dan Controling Suplaiyer Pertamina, Teguh mengungkapkan, pihaknya setiap harinya hanya mendapat kiriman Solar sebanyak 8.000 liter, Premium 8 liter. Jumlah ini, sudah berkurang setengah dari biasanya. Yakni, dalam sehari SPBU itu biasanya mendapat kiriman serbanyak 16.000 liter solar dan 12.000 liter premium.

“Sejak pagi tadi jam 7.00 WIB dikirim, sekarang jam 11.30 WIB sudah habis solarnya. Tinggal premium dan pertamax. Besok solar sekitar 16.000 liter, ” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author