Published On: Jum, Jan 15th, 2016

Pasca Ledakan Bom Jakarta, Kapolres Tuban Perintahkan Siaga Penuh 24 Jam

TUBAN

TELITI : Salah satu pengunjung yang menggunaka sepeda motor diperiksa dengan detail oleh anggota Polres Tuban

TELITI : Salah satu pengunjung yang menggunaka sepeda motor diperiksa dengan detail oleh anggota Polres Tuban

seputartuban.com – Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif  Darmawan mengantisipasi cepat pasca ledakan bom dan baku tembak di sekitar Gedung Sarinah, Jakarta (14/1/2016). Dengan memerintahkan seluruh jajaranya siaga 1 selama 24 jam dari segala kemungkinan aksi terorisme.

Pengawasan dan pengamanan disiagakan seluruh lapisan Polres Tuban dan jajaran. Mulai Mapolres, pos Polantas, Polsek hingga asrama Polisi. Semua diterapkan siaga 1 dengan pengamanan penuh selama 24 jam.

Usai mendapatkan perintah Kapolres Tuban beberapa saat usai kejadian terorisme di Jakarta, jajaran Polres Tuban bergerak. Pengamanan Mapolres Tuban ditingkatkan. Setiap tamu yang masuk diperiksa dengan detail, baik dari badan hingga barang bawaanya. Mapolres Tuban hanya digunakan 1 pintu masuk dan keluar. Untuk memudahkan pemantauan setiap orang yang berada di Polres Tuban.

SIAGA PENUH : Barang bawaan tamu diperiksa personil Polres Tuban di pos penjagaan.

SIAGA PENUH : Barang bawaan tamu diperiksa personil Polres Tuban di pos penjagaan.

Keseriusan pengamanan juga ditunjukkan perlengkapan petugas. Angota Sat Sabhara maupun Sat Reskrim yang berpakaian preman seluruhnya memakai rompi anti peluru. Bahkan seluruh pembesuk tahanan juga tidak luput dari pemeriksaan. Termasuk dengan makanan yang dibawa, semua dicoba petugas.

“Hari ini Polri mendapat amanat untuk siaga 1 diseluruh jajaran. Baik Mabes, Polda, Polres, Pos Polantas, hingga asrama Polri. Seluruhnya kesiapsiagaan ditingkatkan penjagaanya dalam 24 jam,” ungkap Kapolres Tuban.

Pemberlakuan siaga 1 seluruh Indonesia dijalankan penuh. Termasuk pengamanan di pusat-pusat berkumpulnya masyarakat maupun tempat-tempat penting lainya.

Polsek jajaran juga diperintahkan serupa. Selain itu agar melakukan komunikasi aktif dengan seluruh lapisan masyarakat. Termasuk meningkatkan komunikasi dengan lintas tokoh. Serta menghimbau jika ada tamu di desa wajib lapor ke RT atau RW. “Selain itu, Segi keamanan di kalangan masyarakat juga kita tingkatkan dengan mengaktifkan kembali Siskampling. Dengan segera melaporkan pada petugas Kepolisian. Bila mengetahui berbagai tindakan mencurigakan serta tegakkan kembali tamu wajib lapor Rt/Rw 1×24 jam,” tegasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author