Published On: Ming, Feb 16th, 2014

Pasca Hujan Abu, Tanaman Petani Rawan Penyakit

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Pasca dilanda hujan abu vulkanik Gunung Kelud dari Kabupaten Kediri, petani dikawasan Kabupaten Tuban, nampaknya harus berhati-hati. Karena tanaman yang tertempel debu erupsi tersebut rawan menyebabkan penyakit. Khususnya bagi tanaman holtikultura seperti cabai maupun tomat.

Petani Tomat Tuban

TERANCAM : Petani tomat Kecamatan Montong menunjukkan daun tanamanya mengering pasca dilanda hujan abu vulkanik Gunung Kelud

Menurut salah satu petani tomat, Kusmain (38), warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong saat dikonfirmasi, Sabtu (15/2/2014) mengatakan dampak abu vulkanik ini akan mengganggu proses penyerbukan pada tanamanya. Untuk mengatasi masalah tersebut harus segera disemprot antibiotik tanaman. Karena dikhawatirkan akan terinfeksi oleh bakteri atau jamur.

Karena jika dibiarkan, daun tomat akan mengering dan akan mempengaruhi pembuahan. “Kalau tidak segera diobati, biasanya tanaman akan layu dan mati,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Suparno saat konfirmasi mengatakan daun tanaman holtikultura pasti terkena abu vulkanik. Untuk mencegah wabah penyakit, dihimbau agar para petani di Kabupaten Tuban mengamati tanamanya.

Abu vulkanik yang bertekstur halus tersebut mengandung belerang. Meskipun terlihat lembut seperti abu, namun apabila diteliti seperti pecahan kaca. “semoga saja adanya abu vulkanik, tidak sampai menimbulkan penyakit jamur,” harapnya.

Sedangkan untuk tanaman padi tergolong rumput-rumputan cukup tahan dengan kondisi ini. Namun, apabila tanaman padi sedang berbunga juga akan berpengaruh buruk terhadap penyerbukanya. (am)

Facebook Comments

About the Author