Published On: Jum, Jan 22nd, 2016

Pasar Tradisional Sumbang PAD Tuban Rp. 3,4 Miliar

TUBAN

Kabid Perdagangan Disperpar Pemkab Tuban, Bhismo Setya Adji

Kabid Perdagangan Disperpar Pemkab Tuban, Bhismo Setya Adji

seputartuban.com – Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban mencatat retribusi pasar tradisional se Kabupaten Tuban selama 2015 menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 3.488.281.455. Jumlah itu melampaui taget yang ditentukan hingga 106,96 persen.

Kabid Perdagangan Disperpar Tuban, Bhismo Setya Adji, Kamis (21/1/2016)  delapan pasar yang hasil retribusinya dibawah tanggung jawab Disperpar  adalah Pasar Baru, Pasar Pramuka, Pasar Sore, Pasar Hewan, Pasar Jatirogo, Pasar Bangilan dan Pasar Montong.

Hasil evaluasi, seluruh pasar tersebut yang tidak mencapai target hanya Pasar Karang Agung Palang. “Dari delapan pasar di bawah wewenang Disperpar, tujuh di antaranya melampaui target. Hanya pasar karang agung yang gagal capai target,” terang Bhismo.

Data dari Disperpar mencatat capaian dari kedelapan pasar tersebut, yakni Pasar baru mencapai Rp. 1,819 Milyar dengan target Rp.1,785 milyar atau capai target 101,89 persen. Pasar Jatirogo capai Rp. 607,4 juta dengan target Rp. 503 juta atau capai target 120,76 persen. Pasar Sore Rp. 212,8 juta sedang targetnya Rp. 202 juta atau capai target 105,34 persen. Pasar Pramuka memperoleh Rp.109,4 juta dengan target Rp. 106 juta atau capai target 103,25 persen.

Lalu Pasar Bangilan berhasil kumpulkan Rp. 276,4 juta dari target Rp. 226 juta atau capai target 122,31 persen. Pasar hewan kumpulkan Rp. 233,2 dari targetnya Rp. 200 juta atau capai target 116,64 persen. Dan Pasar Montong yang pengelolaannya akan segera di serahkan ke Pemerintah Desa peroleh Rp. 79,8 juta dari targetnya Rp. 75 juta atau capai target 106,41 persen.

Sedangkan Pasar Karangagung targetnya Rp. 164 juta, namun retribusinya hanya peroleh Rp. 150 juta, atau capaian target kurang 8,51 persen. Disperpar akan berupaya melakukan pembinaan lebih kepada pasar Karang Agung, salah satu diantaranya melalui peningkatan sarana prasarana. “Kita masih mengkaji apa faktornya, ini salah satu PR (pekerjaan rumah) kita di tahun 2016,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author