Published On: Kam, Nov 10th, 2016

Pasar Medsos Jadi Ancaman Konter Hp Bekas

TUBAN

seputartuban.com – Maraknya jual beli handphone (Hp) bekas melalui media sosial (Medsos) Facebook (FB), membuat para pemilik toko, kios atau konter Hp harus bekerja ekstra, agar usahanya tidak gulung tikar. Mudah dan murahnya komunikasi melalui media maya, kini menjadi pesaing berat bagi pengusaha jual beli Hp bekas.

BERSAING KETAT : Salah satu penjual Hp di Tuban Kota yang masih bertahan ditengah persaingan pasar Medsos

BERSAING KETAT : Salah satu penjual Hp di Tuban Kota yang masih bertahan ditengah persaingan pasar Medsos

Pemilik Konter Hp di jalan Basuki Rahmad, Arif Mustofa, mengatakan sudah hampir sekitar 4 tahunan tren jual beli melalui FB di Tuban yang semakin marak, khususnya kalangan remaja. Saat ini kecenderungan masyarakat lebih memilih beli Hp bekas melalui FB. Karena harganya jauh lebih murah dan tanpa perantara.

“Selain itu masyarakat juga lebih suka menjual lewat FB, selain cepat laku, ditambah citra konter yang mulai sulit dipercaya masyarakat. Karena masyarakat menganggap ketika jual Hp bekas dikonter identik dihargai rendah,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, jumlah group FB jual beli Hp di Kabupaten Tuban juga tidak sedikit. Menurut catatannya sudah ada belasan, itu belum termasuk group kelompok atau kawasan Tuban bagian barat maupun selatan. “Dari sekian banyak group itu tidak ada yang sepi transaksi, semua rame,” tegasnya.

Agar usahanya tidak gulung tikar, dia harus putar otak agar barang dagangannya tetap laku. Salah satunya yakni ikut transaksi jual beli via FB. “Mau tidak mau saya juga ikut meramaikan FB. Bahkan kami dengan pemilik konter lain membuat inisiatif untuk membuat group FB sendiri. Selain menawarkan barang juga berupaya ikut bermain mengatur harga,” imbuhnya Arif.

Hasil analisanya, rata-rata Hp yang diperjual belikan melalui FB rata-rata kelas bawah yakni harga kisaran Rp. 1,5 juta. Sedangkan kelas menengah atas tetap di konter. Sehingga stok Hp bekas yang dimilikinya didominasi kelas menengah atas, karena pembelinya masih banyak.

Sementara itu, Gunawan, salah satu pembeli, menyampaikan, dia lebih memilih beli Hp bekas di konter dengan alasan jaminan garansi dan jaminan kondisi barang. “Tidak sedikit masyarakat yang kecewa beli Hp bekas lewat FB. Karena kondisi barangnya yang tidak sesuai harapan,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos