Published On: Kam, Jul 23rd, 2015

Parpol “Bermasalah” Tidak Dilarang Ikut Pilkada

TUBAN

ANGIN SEGAR: KPU Tuban saat menggelar sosialisasi PKPU nomor 12 tahun 2015,Kamis (23/07/2015) siang.

ANGIN SEGAR: KPU Tuban saat menggelar sosialisasi PKPU nomor 12 tahun 2015,Kamis (23/07/2015) siang.

seputartuban.com-Partai politik (parpol) yang memiliki dualisme kepemimpinan di pusat akhirnya bisa bernafas lega karena bisa mengusung pasangan calon dalam pilkada serempak Desember mendatang.

Dengan begitu Partai Golkar dan PPP yang sekarang tengah terbelah punya hak mengusung bakal calon.

Kepastian tersebut menyusul diterbitkannya PKPU nomor 12 tahun 2015 tentang perubahan atas PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau Wali kota dan Wakil Walikota,

“Bagi Parpol yang memiliki dua kepengurusan, paslon harus mendapatkan rekomendasi dari kedua pengurus tersebeut. Bila tidak ada maka tidak lolos,” kata Ketua KPU Kabupaten Tuban, Kasmuri, usai menggelar sosialisasi PKPU nomor 12 tahun 2015,Kamis (23/07/2015) siang.

Dia menjelaskan, sesuai dengan PKPU nomor 12 tahun 2015 pasal 36 ayat 6 partai politik yang memiliki dua kepengurusan, masing-masing pengurus parpol mengajukan satu pasangan calon yang sama sesuai dengan persetujuan parpol di tingkat pusat.

Sehingga dalam pelaksanaan pilkada serempak tersebut, semua parpol yang ada boleh mengusung pasangan calon.

Sebelumnya, partai politik yang mempunyai dualisme kepengurusan tidak bisa mengusung pasangan calon sebelum ada keputusan inkrah dari pengadilan.

Untuk memutus mata rantai sengketa tersebut maka diterbitkan PKPU nomor 12 tahun 2015 itu.

Sementara KPU Tuban akan membuka pendaftaran pasangan calon 26-28 Juli 2015. Setelah itu akan dilanjutkan untuk tahapan penelitian persyaratan pencalonan dan syarat calon.

Pantauan seputartuban.com, hingga saat ini baru ada tiga pasangan calon yang akan ikut meramaikan helatan pesta demokrasi lima tahunan Di Kabuoaten Tuban.

Mereka adalah pasangan calon Zakky Mahbub- Dwi Susantin Budiarti dari jalur perseorangan, incumbent Huda-Noor yang diusung oleh PKB dan partai koalisinya serta pasangan calon Hani-Amir Burhanuddin yang diusung  Golkar dan PDIP. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author