Published On: Ming, Mei 31st, 2015

Panwaskab Ajukan Anggaran Tambahan Rp. 1,3 Miliar

TUBAN

Ketua Panwaskab Tuban, Sullamul Hadi

Ketua Panwaskab Tuban, Sullamul Hadi

seputartuban.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tuban akan mengajukan tambahan anggaran ke Pemkab Tuban. Karena anggaran Rp. 4,7 miliar masih kurang, idelanya anggaran Panwaskab Tuban mencapai Rp. 6 miliar.

Awalnya Panwaskab mengajukan anggaran Rp. 8,9 miliar dan disetujui Pemkab Tuban Rp. 4,7 miliar. Penambahan anggaran ini dikarena adanya kebutuhan tambahan, diantaranya honor pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencapai ribuan orang.

“Dana yang kita butuhkan sebesar Rp. 6 miliar, sebab dana yang disetujui saat ini hanya cukup untuk honor dan operasional,” kata Ketua Panwaskab Tuban, Sullamul Hadi, Jum’at (29/05/2015).

Dana tambahan itu diantaranya akan dipakai untuk biaya Bimtek 2 kali, yaitu pada saat pelaksanaan pemungutan suara dan sebelumnya. “Sebab momennya berbeda sehingga tidak bisa dijadikan satu,” sambungnya.

Saat ini sedang dilakukan penyusunan rencana anggaran tambahan sebesar Rp 1,3 miliar, dan juga menunggu Permendagri terkait masa tugas dari Petugas Pengawas TPS.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein mengatakan, bahwa Pemkab Tuban akan  pelajari anggaran yang di ajukan oleh Panwaskab. Dari anggaran yang diajukan, akan dilakukan verifikasi dan menyesuaikan dengan anggaran daerah. “Ini masih menunggu permendagri terkait masa tugas pengawas TPS,” ujar Wabup.

Jika anggaran yang diajukan oleh Panwaskab itu sesuai dengan kebutuhan dan dan rasional dipastikan akan diterima. Sebab sudah menjadi tanggungjawab Pilkada menjadi beban pemerintah daerah sepenuhnya.

Diketahui, di Kabupaten Tuban ada sekitar 1.865 TPS, sehingga bila setiap TPS ada petugas pengawasnya maka dibutuhkan 1.865 orang. Serta setiap desa ada 1 Petugas Pengawas Lapangan (PPL) sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan ada sebanyak 328. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author