Published On: Kam, Feb 8th, 2018

Pabrik Arak Semanding Masih Beroperasi

seputartuban.com, SEMANDING – Aktivitas produksi arak di wilayah Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban masih ada yang beroperasi meski sudah berulang kali sejumlah pelaku digrebek petugas gabungan. Rabu (7/2/2018) Tim Sapu Bersih Minuman Keras (Saber Miras) yang dipimpin Kapolsek berhasil menggrebek pabrik arak bahkan hingga 2 tempat berbeda.

MASIH BERTAHAN : Aparat gabungan saat menggrebek pabrik arak di lokasi kejadian

Hasil penyelidikan lapangan yang dikembangkan hingga akhirnya petugas melakukan penggrebekan. Hasilnya di rumah terduga pelaku Hartono (48), di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, ditemukan aktivitas pembuatan arak. Hasil pengembangan yang dilakukan petugas dari penggrebekan ini, berhasil diungkap aktivitas produksi Miras di luar Kecamatan Semanding. Kemudian dilakukan lagi penggrebekan di rumah Harwoyo, Desa Dawung, Kecamatan Palang.

Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo mengatakan modus operandi terduga pelaku dalam menjalankan bisnis ilegalnya adalah dengan memisah produksi arak. Yakni di Desa Dawung dilakukan produksi bahan mentah hingga proses penyulingan menjadi arak. Kemudian di Desa Tunah digunakan pengemasan hingga pemasarannya.

“Terlapor dengan sengaja memproduksi minuman arak di dalam rumah saudara Harwoyo yang berada di Desa Dawung, Kec. Palang, Kab. Tuban. Setelah itu arak tersebut di kemas di rumah tersangka hartono yang berada di Desa Tunah, Kec. Semanding Kab. Tuban,” ungkapnya.

Dari hasil penggrebekan sejumlah barang bukti yakni 4 jurigen berisi 120 liter arak. 2 drum berisi arak masing-masing 100 liter atau total 200 lite atau total seluruhnya 4,200 liter arak.
Juga diamankan 2 buah dandang, 16 drum baceman bahan arak sebanyak 3,200 liter. 5 buah kompor, 4 tabung LPG, 2 penampung pendingin, 2 penampungan miras, 2 buah pompa air. Kemudian 20 botol kosong, 2 drum alat penyaringan, 4 regulator LPG dan 2 alat sirkulasi.

“Terlapor disangka melanggar Pasal 135 jo Pasal 71(2) dan pasal 140 jo pasal 86(2) UU no 18 th 2012 tentang pangan junto pasal 204 KUHP,” ungkap Desis. NAL

Facebook Comments

About the Author