Published On: Kam, Des 4th, 2014

Pabrik Arak Semanding Digerebek Satpol PP

SEMANDING

PABRIK ARAK: Salah satu barang bukti yang disita Satpol PP Tuban, Kamis (04/12/2014) pagi.

PABRIK ARAK: Salah satu barang bukti yang disita Satpol PP Tuban, Kamis (04/12/2014) pagi.

seputartuban.com–Sebuah rumah di RT 01 RW 01 Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, milik Karnadi yang selama ini diendus sebagai tempat meramu minuman keras (miras) jenis arak, digerebek aparat Satpol PP Pemkab Tuban, Kamis (04/12/2014) pagi.

Sayangnya, dalam penggerekan itu pasukan penjaga tegak runtuhnya perda ini gagal menangkap pemilik. Saat diobrak pemilik rumah yang berusia 52 tahun tersebut sedang tidak berada ditempat. Di rumah hanya ada isteri Karnadi.

Meski begitu, Satpol PP tetap sebanyak 10 drum arak belum jadi (fermentasi) untuk dijadikan barang bukti. Beberapa barang lain yang ikut diamankan diantaranya dua unit kompor, empat buah elpiji kemasan 12 kg, dua buah drum penyulingan serta tiga sak gula merah.

Bidang Penindakan Satpol PP Kabupaten Tuban, Daryuti, mengatakan akan segera melimpahkan kasus tersebut ke Satuan Reserse Narkoba Polres Tuban.

“Untuk tindakan lebih lanjut barang bukti ini akan kami limpahkan ke Polres Tuban untuk di lakuan penindakan hukum lebih lanjut,” tandas Daryuti.

Menurut dia, dapur pembuat arak milik Karnadi ini disinyalir baru beroperasi sekitar tiga bulan. Kendati masih seumur jagung pabrik arak tersebut diprediksi mampu mengahasilkan produksi dalam jumlah besar.

Kendati demikian, di balik sukses aparat Satpol PP menggerebek rumah Karnadi memunculkan fakta ironi. Satpol PP dianggap tebang pilih dalam melaksanakan penertiban rumah produksi arak. Sebuah rumah lain berjarak 200 meter dari rumah Karnadi yang juga nyata-nyata diduga memproduksi arak jsuteru tidak disentuh sama sekali.

Soal ini Daryuti menyatakan belum berani mengambil tindakan karena tidak ada instruksi dari Sat Reskoba Polres Tuban. Selain itu, rumah dalam keadaan tertutup.

“Kami tidak berani mengambil tindakan karena baang bukti berada di dalam rumah. Sebab pemilik rumah sedang tidak di tempat. Jika kami memaksa masuk akan kena sanski sendiri,” terang dia.  ARIF AHMAD KBAR  

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Abdul hadi berkata:

    biasalah yg sebelah pabrik arak yg g di grebek itu mbayar upeti ,cba biarkan jgn ada yg complain lak aman2 saja,budaya wani piro bkanya sdah biasa hehe