Published On: Kam, Jul 14th, 2016

Otak Perampokan Ditembak Kedua Kakinya

TUBAN

seputartuban.com – Karena melawan petugas dengan parang saat akan diamankan, Nardi (35), warga Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ditembak kedua kakinya oleh petugas.

TIDAK BERDAYA : Tersangka otak perampokan saat di release oleh Kapolres Tuban

TIDAK BERDAYA : Tersangka otak perampokan saat di release oleh Kapolres Tuban

Buronan Polisi itu diamankan saat usai membeli minuman kopi, kamis (30/6/2016). Dia diduga sadis saat menjalankan aksinya. Serta terlibat sebagai otak dalam pencurian di rumah pengusaha besi tua belum lama ini.

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengatakan pelaku yang tega menyekap korbanya selama 5 jam itu berhasil diungkap setelah menangkap 4 pelaku lain sebelumnya. Mereka adalah kelompoknya yang lebih dahulu sudah menjalani penyidikan petugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebilah parang dengan panjang 1 meter. Pisau badik ukuran 90 Cm, serta linggis ukuran sedang.  “Tersangka berhasil kami amakan setelah dilakukan pengembangan dan penyidikan dari rekan tersangka,” terang Kapolres

Kelompok Nardi yang sudah diamankan sebelumnya adalah Darni (34), warga Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek yang berperan mencongkel jendela rumah menggunakan linggis. Agar kawananya dapat masuk rumah dan menguras harta benda milik Akiyanto, pengusaha besi tua asal Desa Sobontoro, RT 3 RW 5, Kecamatan Tambakboyo.

Kemudian Waringin (35), warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban berperan mengamankan situasi dari luar rumah korbanya. Serta Susilo (31), warga Dusun Krajan, Desa Pakel, Kecamatan Montong. Serta Mulyadi (46) warga Dusun Banjaranyar, Desa Kalipang, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro yang perperan sebagai penadah barang hasil curian.

Ditaksir kerugian korban mencapai Rp 31 juta, jumlah tersebut dari uang tunai sebesar Rp 5 Juta, kotak perhiasan berisi sebuah  kalung berikut liontin emas. 4 buah cincin emas, 4 buah gelang emas keroncong, dan 1 unit sepeda motor Honda Vario 150 warna hitama Nopol S 4737 GU.

Saat ini masih dilakukan pengejaran pelaku lainya yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Yakni Agung, Umbar dan Tono. “Kami masih melakukan pengejaran 3 tersangka lain,” lanjut Kapolres.

Seluruh tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sedangkan penadah akan dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 tahun. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author