Published On: Ming, Feb 28th, 2016

Optimal Turunkan Kejadian Laka Lantas

TUBAN

Bin Ops Sat Lantas Polres Tuban, Iptu Agus Edy Pranoto

Bin Ops Sat Lantas Polres Tuban, Iptu Agus Edy Pranoto

seputartuban.com – Sat Lantas Polres Tuban, telah berupaya maksimal menurunkan kejadian kecelakaan lalu lintas dengan sejumlah cara. Diantaranya dengan mengoptimalkan fungsi Pos Pantau Lantas dan pendidikan masyarakat dan pemeliharaan jalan dengan kerjasama beberapa pihak.

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Dyno Indra Setiadi. melalui Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Tuban, Iptu Agus Edy Pranoto mengatakan tiap bulan dilakukan analisa kawasan jalan rawan kecelakaan.  “Fokus kita saat ini diwilayah timur, karena wilayah setempat dikategorikan sebagai daerah black spot atau daerah rawan kejadian kecelakaan lalu lintas. Tepatnya di Jalur Tuban – Widang kawasan Desa Gesing, KM 11-12,” terangnya. Jumat (26/2/2016).

Upaya yang sudah dilaksanakan untuk mengurangi Laka Lantas diantaranya dengan melakukan pemasangan banner himbauan peringatan dilokasi setrategis. Serta himbauan-himbauan yang disampaikan langsung kepada para pengguna jalan dengan menggunakan mobil patroli.

Sedangkan untuk memantau aktifitas lalu lintas, sudah menyiagakan anggotanya yang terdiri dari berbagai petugas Pos pantau dengan rincian 3 petugas dari masing-masing pos serta anggota lain jika kehadiranya dibutuhkan. “Patrolinya dilaksanakan pada jam-jam rawan diantaranya pukul 11:00 WIB sampai dengan Pukul 16:00 WIB. Serta berkoordinasi aktif dengan instansi terkait bilamana terdapat sarana-prasarana jalan yang dirasa menghawatirkan bagi keamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Anggota Sat Lantas Polres Tuban tidak segan-segan memberikan tindakan tegas berupa teguran hingga tilang. Jika diketahui terdapat pengguna jalan atau pengemudi kendaraan yang ugal-ugalan atau melanggar aturan lalu lintas. Karena salah satu faktor selain disebabkan kondisi alam termasuk kondisi jalan, kecelakaan lalu lintas didahului pelanggaran pengguna jalan.

Rata-rata penindakan kepada pengguna jalan yang ugal-ugalan tersebut setiap harinya hingga 3 orang. Yang terbukti melanggar marka jalan, mendahului pada saat pandangan tidak bebas, dan kendaraan besar yang mendahului dari laju jalur kiri.

Sedangkan penempatan Pos Pantau diwilayah Tuban timur itu berdasarkan hasil analisa dan evaluasi kejadian Laka Lantas. Sejak  Jumat (1/1/2016) hingga Kamis (25/2/2016) terjadi 221 Laka Lantas. Rincianya korban meninggal dunia sebanyak 33, luka berat sebanyak 5, luka ringan sebanyak 311, dan kerugian materil sebesar Rp 693 Juta. Sebagian besar kejadianya dikawasan Tuban timur. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author

Videos