Published On: Sen, Sep 26th, 2016

Obesitas Sebabkan Impotensi dan Mandul

TUBAN

seputartuban.com – Disfungsi ereksi, atau yang dikenal dengan istilah medis dari ketidak mampuan mempertahankan serta mencapai ereksi yang cukup saat melakuan hubungan seksual, dapat menjangkit mereka yang memiliki berat badan berlebih.

ilustrasi kegemukan

ilustrasi kegemukan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Saiful Hadi menjelaskan bahwa obesitas atau mereka yang memiliki masalah berat badan berlebih, cenderung lebih mudah terserang impotensi. “Ada beberapa faktor dikategorikan sebagai penyebab disfungsi ereksi. Namun pada umumnya gangguan seksual berhubungan dengan penyakit yang mempengaruhi fungsi vaskular seperji hipertensi, jantung, dan diabetes,” terangnya, Senin (26/9/2016) siang.

Menurutnya, disfungsi ereksi atau yang biasa disebut impotensi tersebut dapat terjadi pada pria dewasa yang memiliki berat badan berlebih. Sehingga mereka tidak dapat mempertahankan masa ereksi hingga cukup keras untuk melakukan hubungan seksual sampai dengan selesai.

Hal itu terjadi karena tubuh tak lagi dapat memperoses kadar gula dalam tubuh, mengganggu sirkulasi darah yang mengalir didalam tubuh hingga penis tak dapat mengalami ereksi. Serta penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan penderita cenderung mengalami gangguan tidur, kolestrol, hingga menurunya kualitas hidup.

Dari data yang dimilikinya. Rata rata jika dibandingkan dengan pria dewasa yang memiliki berat badan normal, aduan tersebut diterimanya dari masyarakat yang bermasalah dengan (IMT) Indeks Masa Tubuh atau berat ideal seseorang dengan perhitungan 4 banding 6.

Sedangkan pada wanita, kelebihan berat badan dapat menyebabkan hormon estrogen, progesteron dan endrogen tidak mampu bekerja secara stabil. Akibatnya, selain menjadikan siklus menstruasi menjadi terganggu, obesitas dapat menyebabkan penderitanya sulit hamil lantaran ovarium  tertutup oleh lemak.

Saiful menambahkan, sedangkan untuk menghitung berat badan ideal adalah dengan cara menghitung berat badan dikalikan tinggi badan, kemudian mengambil hasil kesimpulan rata-rata. “Lakukan pola hidup sehat,  berolahraga secara teratur, dan segera periksakan kondisi kesehatan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author