Published On: Sab, Mar 9th, 2013

Nyaris Gagal Tampil, Group Senam 2 Polsek Menangis

Share This
Tags

TUBAN

Gorup PKS perwakilan Polsek saat tampil

Gorup Senam PKS perwakilan Polsek saat tampil

seputartuban.com – Group senam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) lantas dari Polsek Jatirogo dan Bangilan nyaris gagal tampil. Pasalnya, Compac Disc (CD) musik senam yang dipersiapkan tidak bisa operasikan. Saat dalam acara Duta Lalu Lintas dan Launching Program Tertib Lantas di Jalan Sunan Kali Jaga, Tuban, Sabtu (09/03/2013).

Kejadian tersebut bermula saat 2 group PKS masing-masing berjumlah 16 siswa tersebut akan memutarkan memainkan musik latar senam. Namun, saat dimasukkan dalam CD Player, file musik tidak dapat dioperasikan. Bahkan saat disodori Flas Disc, operator juga tetap tidak dapat mengoperasikanya.

Sehingga, 2 group PKS tersebut khawatir. Bahkan hingga saling tuding kesalahan. Masing-masing group berjumla 16 siswa dari SMP 1 Jatirogo, perwakilan Polsek Jatirogo. Dan 16 peserta SMP 1 Bangilan perwakilan Polsek Bangilan.

Kondisi ini membuat mereka nampak putus asa. Bahkan menangis sesenggukan. Hingga teman-teman siswa lainya mengerumuninya. Untuk menenangkan kepanikan hingga tidak menangis lagi.

Peserta menangis saat nyaris gagal tampil

Peserta menangis saat nyaris gagal tampil

Saat tampil tanpa musik pendukung serta kepanikan sebelumnya, membuat gerakan PKS banyak yang salah. Hingga group PKS perwakilan Polsek lain bersorak. Kondisi ini membuat peserta tampil nampak masih berlinang air mata, karena merasa malu.

Kapolsek Jatirogo, AKP Nur Khozin saat dikoinfirmasi mengatakan bahwa, pihaknya sudah mempersiapkan peserta dan melatih dengan baik. Dan diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik. Namun terkendala teknis operator, hingga akhirnya harus tampil tanpa musik.

“Itu kan kesalahan operatornya, tidak mempersiapakan peralatan. Anak-anak awalnya tidak mau tampil, namun akhirnya tampil dengan tanpa musik. Banyak yang menangis, soalnya mental SMP mas,” ungkapnya.

Terpisah, salah satu operator musik, yang tyidak mau disebut namanya mengatakan bahwa, peralatan sudah canggih. Mungkin jenis file dalam CD yang tidak terbaca. “Yang lainnya juga menyala. Yang tidak bisa menyala itu harus menggunakan laptop dahulu baru bisa. Sata tidak bawa,” ujarnya. (han)

Facebook Comments

About the Author

Displaying 2 Comments
Have Your Say
  1. lilo berkata:

    untuk acara ginian mah mending pake laptop, kalo ngandalin player yang pake optik, waaahhh bisa kaco …. soalnya cd pasti di puter terus buat latian …

  2. Lila berkata:

    Hari gini pake CD Player, Kuno Pren, Kok Jayah Temen polseknya gag sakno bocah2e