Published On: Kam, Des 19th, 2013

Nelayan Karangagung Protes Pembangunan Tambat Labuh

Share This
Tags

PALANG

seputartuban.com – Nelayan Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban menghentikan pembangunan tambatan perahu (tambat labuh) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat. Ratusan warga mendatangi lokasi pembangunan dan menghentikan alat berat yang sedang bekerja. Pembangunan ini dihentikan karena dinilai tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan warga.

Demo TPPI Palang

PROTES : Nelayan Desa Karangagung saat unjuk rasa di TPPI

Sekreatris Rukun Nelayan (RN) Karangagung, Ghofur saat dikonfirmasi, Kamis (19/12/2013) mengatakan, warga menghentikan pembangunan karena sebelumnya tidak dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Sebelum pelaksanaan pembangunan, tidak ada sosialisasi sama sekali kepada masyarakat. Bahkan papan proyek tidak ada dilokasi pembangunan,” ungkapnya.

Masih menurut Ghofur, pembangunan senilai Rp. 2,8 milyar ini material batu diambilkan dari bekas bangunan pemecah gelombang yang berada disekitar lokasi pembangunan tersebut “Kita berharap diadakan pengerukan yang menuju tambatan perahu yang untuk membongkar ikan. Juga pembersihan batu bekas pemecah gelombang. Karena perahu tidak bisa masuk, selain dangkal juga terhalang batu tersebut,” keluh Ghofur.

Para nelayan berharap pembangunan tambatan perahu tersebut disosialisasikan kepada nelayan, serta sesuai dengan kebutuhan nelayan. Selain itu juga menuntut pembangunan segara diselesaikan, karena sudah berjalan 4 bulan.

“Kalau aspirasi masyarakat tidak dengarkan, maka kita akan mengadu ke DPRD Tuban dan Bupati. Bila perlu akan kita laporkan proyek ini ke KPK karena terindikasi ada penyalah gunaan anggara ,atau pembangunannya tidak sesuai dengan anggaran yang ada,” tegas Ghofur.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tuban, Sunarto saat dikonfirmasi mengatakan akan dilakukan pengerukan disekitar lokasi pebangunan, supaya perahu bisa masuk. “Untuk tahun ini kita tidak bisa menyelesaikannya karena terbentur dengan waktu. Pembangunannya akan kita lanjutkan tahun depan. Itupun kalau tidak ada permasalahan,” katanya.

Selain itu, Sunarto juga berharap adanya kerjasama dari para nelayan, agar pengerjaan proyek dapat segera diselesaikan. Dia berjanji akan berupaya untuk mempercepat pembangunannya dan menerima semua masukan dari nelayan. (lis)

Facebook Comments

About the Author