Published On: Kam, Jul 21st, 2016

Nelayan Harus Waspada Gelombang Tinggi

BANCAR

seputartuban.com – Gelombang pasang air laut membuat sejumlah nelayan memilih pulang lebih cepat dalam melaut atau bahkan tidak melaut, terlebih bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil.

HATI-HATI : Perahu nelayan yang disandarkan karena tidak melaut saat gelombang tinggi

HATI-HATI : Perahu nelayan yang disandarkan karena tidak melaut saat gelombang tinggi

Nelayan asal Desa Bulujowo Kecamatan Bancar, Samsuri, mengatakan ketika cuaca tidak mendukung, beberapa nelayan memilih tidak melaut dan menyandarkan perahunya. Kondisi tersebut sudah berlangsung hampir satu bulan lebih.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiono menyampaikan belum dapat diprediksi sampai kapan gelombang pasang tersebut berakhir. “Kita tidak bisa memastikan sampai kapan,” katanya, Selasa (19/7/2016).

Dia menjelaskan, laut utara Jawa mengalami gelombang pasang air laut sekaligus kecepatan angin yang cukup tinggi. Selain itu potensi hujan ringan bisa saja terjadi sebab kelembapan udara mencapai 58-90 persen. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya, menyebutkan gelombang laut berkisar 1,5 sampai 2 meter dengan kecepatan angin rata rata 30 kilometer per jam.

Dia menghimbau kepada para nelayan untuk tetap waspada, walaupun kondisi tersebut masih terpantau aman. “Kondisi yang terjadi dilaut utara jawa merupakan gelombang pasang biasa dan masih aman. Namun nelayan tetap harus waspada,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author