Published On: Jum, Jan 15th, 2016

Nasib CPNS P3N Kemenag Tuban 2 Tahun Masih Ngaplo

TUBAN

ikon-cpnsseputartuban.com – Sudah 2 tahun Petugas Pembantu Pencatatan Nikah (P3N) yang masuk kategori 2 CPNS Kementerian Agama Kabupaten Tuban belum jelas nasibnya. 190 orang yang sudah mengikuti seleksi hingga saat ini tidak ada kepastian.

Sebab kabar akan menerima kepastian penerimaan surat keputusan (SK) pada akhir Desember 2015 lalu hingga saat ini tidak jelas. Sehingga pihak Kantor Kemenag Tuban juga tidak dapat berbuat banyak.

Menurut salah satu P3N mereka sudah pasrah dengan nasib mereka. Namun pemerintah diminta memberikan kepastian agar tidak selalu menunggu. “Kami sudah pasrah dengan nasib kami, kalau tidak jadi diangkat tidak apa-apa. Tetapi ada yang sudah membayar,” kata salah satu P3N yang enggan ditulis namanya.

Kepala Kantor Kemenag Tuban, Abdul Wahib mengatakan CPNS K2 kategori P3N hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Dan mereka tetap diminta menunggu kabar baiknya. “Setelah ada pertemuan di Kanwil Jatim yang mengundang BKN bahwa kabarnya SK akan turun akhir tahun lalu. Tetapi tidak ada hingga sekarang,” jelas Abdul Wahib, Kamis (14/1/2016) siang.

Saat disinggung terkait adanya biaya administrasi yang dibayar P3N saat pemberkasan, Wahib membatahnya. Dia menegaskan tidak ada biaya sepeserpun dan ia juga tidak memerintahkan kepada bawahannya untuk melakukan pemungutan. Bahkan ia siap dipertemukan dengan yang bersangkutan bila dirinya meminta uang administrasi untuk proses pemberkasan.

Terkait kabar yang beredar calon CPNS P3N yang dimembayar kepada oknum pegawai sebagai pelicin, Mantan Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro itu juga mengaku tidak tahu. Bahkan dia pernah mendapat sms pengaduan serupa terkait uang pelicin, namun tidak ada yang menghadap dia untuk memberikan penjelasan.

Ia menegaskan, bila ada yang melapor dan siap menjadi saksi dia akan memproses oknum tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. Jika memang benar, tindakan itu sudah mencemarkan nama baik institusi dan juga dirinya. “Kalau memang ada silahkan lapor ke saya. Siapapun dia akan saya proses sesuai hukum yang ada. Karena itu sudah mencemarkan nama baik saya,”  tegas Wahib.

Pada Desember 2015, 13 orang K2 Kemenag Tuban mendapatkan SK. Mereka adalah staf Kantor Kemenag, Staf Kantor KUA dan juga tenaga disekolah. Sedangkan untuk P3N tidak ada satupun yang menerima SK sampai saat ini setelah mengikuti tes tulis 2013.

Wahib juga berpesan agar semua CPNS K2 bersabar dan jangan sampai ada gejolak. Serta berhati-hati agar tidak menjadi  korban penipuan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga tidak menjadi korban penipuan. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author