Published On: Ming, Feb 16th, 2014

Musim Angin Barat, Pendapatan SPBN Menurun Rp. 10 Juta Per Hari

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com –Stasiun Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban pendapatanya menurun. Sekitar Rp. 5 juta sampai Rp. 10 juta per hari, karena nelayan banyak yang tidak melaut, sehingga pembelian bahan bakar juga turut menurun.

SPBN Tuban

PENDAPATAN MENURUN : Karena banyak nelayan tidak melaut, pendapatan SPBN menurun Rp. 10 juta tiap hari

Jika kondisi normal, pendapatan kotor SPBN setiap hari sekitar Rp. 60 juta sampai Rp. 70 juta. Namun saat angin kencang, banyak nelayan tidak melaut. Sehingga pembelian bahan bakar solar di SPBN ini juga berkurang. Dampaknya pendapatn koror harian sekitar Rp. 50 juta sampai Rp. 55 juta atau mengalami penurunan sebesar Rp. 10 juta per hari.

Suratmo Sifa (55), salah satu nelayan Desa Kaliuntu, saat dikonfirmasi Minggu (16/2/2014) mengatakan jika hari biasa dia membeli solar 100 liter dengan nilai Rp. 550.000 atau Rp. 5.500 per liternya. Namun saat musim angit barat daya ini dia dan nelayan lainya memilih mengurungkan melaut.  “Memperbaiki jala, perahu, mesinnya begitu kalau tidak melaut. Kita beli di SPBN itu sesuai besarnya kapal, setiap hari 1 nelayan sekitar Rp. 500 ribu itu,” kata Suratmo.

Terpisah, Pengelola SPBN, Dony Hamzah saat dikonfirmasi membenarkan adanya penurunan pendapatan ini. Pada musim normal, pihaknya mampu menjual 1.000 liter sampai 2.500 liter setiap hari. Dengan pembeli nelayan dari Kecamatan Jenu, Kecamatan Tambakboyo sampai Kecamatan Bancar. Saat pembelian juga disertai surat keterangan kepemilikan perahu atau kapal. Serta surat batas maksimal pembelian dari instansi terkait. “Kalau tidak ada surat keterangan itu kita tidak melayani. Sudah aturan dari Pertamina dan pemerintah, ” kata Dony. (han)

Facebook Comments

About the Author