Published On: Jum, Des 2nd, 2016

Muhammadiyah Bebaskan Anggotanya Menyikapi Aksi 212

TUBAN

seputartuban.com – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban membebaskan anggotanya dalam menyikapi aksi bela islam, Jumat (2/12/2016) atau dikenal aksi 212. Muhammadiyah tidak melarang atau memerintahkan warganya partisipasi dalam aksi Bela Islam II itu.

Ketua DPD Muhammadiyah Tuban, Nurul Yakin

Ketua DPD Muhammadiyah Tuban, Nurul Yakin

Ketua PD Muhammadiyah Tuban, Nurul Yakin, menyampaikan bagi warga Muhammadiyah yang mengikuti aksi demonstrasi harus memahami sepenuhnya bahwa keikutsertaannya merupakan hak sikap pribadi. Aksi superdamai tersebut adalah hak warga negara yang sah yang dijamin Undang Undang Dasar 1945 dan dilindungi konstitusi.

“Demo merupakan hak konstitusional demokratis bagi warga negara. Namun Muhammadiyah tidak dalam posisi melarang atau memerintahkan warganya,” katanya, Kamis (1/12/2016).

Dia menegaskan warga Muhammadiyah yang berangkat ke Jakarta merupakan atas nama pribadi, bukan mewakili organisasi. Sehingga dia mengharapkan kepada para warganya untuk tidak membawa atribut dan bendera Muhammadiyah.

Ketua ormas yang berprofesi sebagai notaris ini mengakui bahwa warga Muhammadiyah juga tidak sedikit yang akan turun dalam aksi lanjutan menuntut penuntasan kasus dugaan penodaan agama dengan tersangka Basuki Tjahya Purnama itu. Walaupun secara kelembagaan Muhammadiyah tidak akan ikut serta dan terlibat langsung dalam aksi 212.

Yakin juga menampik dengan pandangan masyarakat umum bahwa aksi 212 itu sangat erat kaitannya dengan urusan politik. Sehingga secara kelembagaan sikap Muhammadiyah tetap konsisten mengawal perkembangannya. “Aksi Bela Islam III itu murni aksi umat dan tidak ada korelasi dengan politik,” tegasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author