Published On: Jum, Mei 30th, 2014

Muhaimin Iskandar Targetkan Suara Jokowi-JK Di Tuban Capai 90 Persen

Share This
Tags

TUBAN

OPTIMIS MENANG : Ketua Umum DPP PKB saat menyampaikan sambutan acara silaturrahmi DPC PKB dan PC NU Tuban

OPTIMIS MENANG : Ketua Umum DPP PKB saat menyampaikan sambutan acara silaturrahmi DPC PKB dan PC NU Tuban

seputartuban.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nahdlatul Ulama sangat berharap pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dapat memperoleh suara mayoritas di Kabupaten Tuban. Sehingga dilaksanakan silaturrahmi bersama di Kantor Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Tuban, Rabu (28/5/2014).

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Muhaimin Iskandar mengatakan Kabupaten Tuban dianggap basis NU dan PKB. Sehingga ditargetkan pasangan Jokowi-JK memperoleh 80 persen sampai 90 persen suara pada pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014. “Nantinya target suara PKB untuk wilayah Tuban minimal bisa 80-90 persen,” katanya.

Hadir dalam acara ini  Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar, Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Aziz Mansyur, Ketua Tanfidz PC NU Tuban Mustain Syukur, Ketua DPC PKB Tuban dan Bupati Tuban.

Sebelum acara di Tuban, Muhaimin Iskandar sebelumnya melaksanakan kegiatan serupa di Kabupaten Gresik. Kemudian usai di Kabupaten Tuban melanjutkan safarinya ke Kabupaten Bojonegoro. AMIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 3 Comments
Have Your Say
  1. Andik berkata:

    Lha kalau pusat katanya kok netral ?
    http://nasional.kompas.com/read/2014/05/28/1634559/Said.Aqil.Siapa.Pun.yang.Jadi.Presiden.Misalnya.Kiai.Jokowi.Titip.NU
    Gimana ini ? Berarti NU Tuban jelas dukung Jokowi/JK ya ?

  2. Agama ko sampean jadikan alat politis to mas min,
    Kalau memang PKB mau dukung silahkan, jangan sebut sebut NU.
    kalau sampean beragama untuk dunia ya silahkan.
    jangan bawa bawa Nadhliyin. Agama itu jelas. bukan Politis yang tidak jelas dan abu abu.
    sampean akan mempertanggung jawabkan apa yang sampean katakan kepada kami nanti di yaumil hisab. sampean jadi Ketua Partai saja tidak usah menjadi Ketua Jamaah – Belum mumpuni kebijaksanaan sampean.

    salam

  3. Ahlissunah berkata:

    Baiknya organisasi NU tidak berafiliasi dalam satu pilihan politik. Karena orang-orangnya (kader, jam’iyahnya) sudah pasti tidak satu afiliasi politik. Selain itu lebih bijak jika berada ditengah, apalagi menjadi rumah bagi banyak orang.