Published On: Rab, Jul 8th, 2015

Modus Penambang Pasir Bengawan Solo Menghindari Petugas

SOKO

CERDIK : Aktivitas penambangan pasir sungai bengawan solo dengan menggunakan perahu, Rabu (08/07/2015)

CERDIK : Aktivitas penambangan pasir sungai bengawan solo dengan menggunakan perahu, Rabu (08/07/2015)

seputartuban.com – Agar aman dari tindakan razia petugas, para penambang pasir mekanik sungai bengawan solo memiliki cara tersendiri. Dengan menggunakan perahu ukuran besar yang memuat mesin penyedot air dan mengapung ditengah sungai.

Hasil pantauan seputartuban.com, Rabu (08/07/2015) para penambang pasir yang dulu berada di kawasan Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban kini tidak berada di bibir sungai. Melainkan berada ditengah sungai dengan menggunakan perahu besar.

Mesin pompa pasir dimuat dalam perahu, kemudian perahu lain membawa hasil pasir ke bibir sungai. Kemudian langsung dinaikkan ke truk pembeli. Sehingga jika ada razia posisinya sulit ditangkap dan mudah untuk melarikan diri.

Mereka melakukan proses bongkar muat pasir berada di kawasan Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Setelah di bibir sungai kemudian pasir diangkat dengan menggunakan mesin mekanik ke lokasi lebih tinggi. Kemudian dijual dengan harga Rp. 210 ribu tiap truk.

Untuk ukuran bak truk jenis engkel dijual Rp. 180 ribu. Sedangkan ukuran mobil pick up dijual  Rp. 90 ribu. Aktivitas ini nampaknya tidak terendus petugas sehingga belum dilakukan penertiban.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban Heri Muharwanto menagaskan aktivitas ini merusak lingkungan dan melanggar peraturan daerah.

“Meski kegiatanya berbeda dari kegiatan awal, aktifitas tersebut tetap merusak lingkungan. Kedepan kami akan melakukan kroscek lapangan dahulu jika memang benar keberadaanya maka sesegera mungkin akan kami berikan tindakan,” tegasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author