Published On: Sen, Mei 5th, 2014

Minimnya Pelajaran Agama Bikin Moral Pelajar Gawat

TUBAN

NOOR NAHAR: Untuk pendidikan moral dan etika perlu adanya peningkatan, serta penambahan jam mengajar untuk pelajaran agama.

NOOR NAHAR: Untuk pendidikan moral dan etika perlu adanya peningkatan, serta penambahan jam mengajar untuk pelajaran agama.

Seputartuban.com-Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, menyebut kasus peredaran video mesum pelajar SMP di Kecamatan Jatirogo sama halnya mencoreng nama baik Kabupaten Tuban, yang saat ini tengah menggencarkan tagline “Bumi Wali” sebagtai filosofi kehidupan.

“Setelah melihat berita, saya sangat prihatin adanya peredaran video mesum yang melibatkan pelajar SMP di Kecamatan Jatirogo. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama bagaimana agar kasus serupa tidak terjadi lagi ke depannya,” papar Noor Nahar.

Dia mengatakan, adanya peristiwa tersebut pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Selain itu, sambung Noor Nahar, peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tuban diyakini bisa mengurangi terjadinya kenakalan remaja yang mengarah pada hal-hal yang melanggar norma yang ada.

“Kita akan terus berusaha membenahi pendidikan di Tuban, sehingga kasus seperti di Jatirogo tidak terulang lagi. Kita sangat menyayangkan kejadian tersebut,” ungkap Noor Nahar.

Keprihatinan Wabup Tuban itu tak bisa disembunyikan menyusul makin maraknya kasus pencabulan dengan korban pelajar. Baik itu tingkat SMP dan SMA. Hal itu disebabkan kurang pendidikan moral bagi siswa dan pemahaman bahayanya alat komunikasi.

“Untuk pendidikan moral dan etika perlu adanya peningkatan, serta penambahan jam mengajar untuk pelajaran agama. Sehingga apa yang menjadi cita-cita masyarakat Tuban bisa tercapai,” tandas dia. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author