Published On: Sab, Feb 3rd, 2018

Meretas Kiprah 28 Tahun PSHT Ranting Bangilan

seputartuban.com, BANGILAN – Sejak 4 Pebruari 1990, Persaudaraan Setia Hati Terat Ranting Bangilan berdiri. Sudah banyak warga PSHT yang disahkan atau diwisuda. Sebagai sarana menguatkan peran tersebut, pengurus melaksanakan pengajian, Sabtu (3/2/2018) di halaman SDN Bangilan I yang dihadiri ribuan warga dan pengurus PSHT Ranting dan Cabang Tuban.

TANAMKAN PATRIOTISME : Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko H. M saat menyampaikan sambutan

Camat Bangilan, Maftuchin Riza dalam sambutannya mengapresiasi upaya nyata pengurus yang telah berkiprah di masyarakat sekaligus menggelar acara. Dengan peran serta PSHT Ranting Bangilan sudaj turut serta mendidik masyarakat agar memiliki akhlak yang baik.

“Yang dilakukan sudah sesuai dengan salah satu visi dan misi Bupati Tuban yakni meningkatkan relegiusitas,” kata Camat yang juga warga PSHT itu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PSHT Cabang Tuban, Lamidi menyampaikan bahwa beragam upaya yang dilakukan Ranting Bangilan sangat perlu dicontoh ranting lain di Cabang Tuban.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara Ranting Bangilan yang telah melaksanakan kegiatan pengajian atau siraman rohani ini. Sudah sangat sejalan dengan Tuban Bumi Wali,” katanya.

Atas pengabdian yang tulus juga menghasilkan prestasi pesilat yang mumpuni tingkat lokal, regional bahkan tingkat nasional.” Alhamdulillah pada awal 2018, diprakarsai Ranting Bangilan berprestasi. Sehingga menjadikan Tuban sebagai juara umum. Bangilan sebagai pelopor atau promotor kedamaian lintas organisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko H. M, menyampaikan hal serupa. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada Ranting Bangilan, karena memperingati Hari Jadi Ranting dilakukan dengan tidak hura-hura,” katanya.

Maoerdjoko juga menegaskan bahwa Pendiri PSHT adalah pahlawan perintis kemerdekaan, sumbangsih terhadap bangsa ini sudah diakui negara. Semangat nasionalisme dan daya juang demi bangsa harus diwarisi dan dijalankan oleh seluruh warga PSHT.” Meninggalkan satu semangat yakni watak dan sifat jiwa patriotisme yang harus kita pupuk dan kita kembangkan,” harapnya.

PSHT juga telah berikrar, apabila Pancasila ada yang mengganggu gugat, maka seluruh Pendekar PSHT akan mempertahankan sampai titik darah penghabisan. Dia juga berpesan agar seluruh warga PSHT selalu memegang teguh watak, sifat warga PSHT.

“Watak sifat warga PSHT yakni berbudi pekerti luhur tahu benar dan salah. Pemberani dan tidak takut mati, Soal kecil remeh mengalah soal besar dan prinsip baru bertindak, sederhana dan memay hayuning bawono. PSHT sebagai salah satu pendiri IPSI diharapkan mampu menjadi contoh bagi organisasi lain dan mampu membawa nama baik organisasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini sebagai pembicara adalah AKBP (Pur) DRS. H. SUGENG, SH, MH dari Madiun yang juga warga PSHT. Hadir pula Frokopimka Kec. Bangilan, Pejabat Polres Tuban dan anggota lintas organisasi silat. Selain ditampilkan kepiawaian para pesilat anak dan remaja dihadapan hadirin juga dilakukan santunan anak yatim. NAL

Facebook Comments

About the Author