Published On: Sen, Apr 21st, 2014

Menyoal Lelang Afal, Ratusan Warga Blokir Pintu Keluar PT. SI

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :
Share This
Tags

KEREK

PROTES : Warga saat protes didepan Pos Satpam PT Semen Indonesia

PROTES : Warga saat protes didepan Pos Satpam PT Semen Indonesia

seputartuban.com – Ratusan warga ring 1 PT. Semen Indonesia melakukan aksi blokir pintu keluar PT. Semen Indonesia, Sabtu (19/4/2014) siang. Aksi ini dipicu proses lelang atfal dianggap tidak transparan. Yakni warga ring 1 tidak mendapat cukup informasi untuk mengikuti proses lelang bernilai milyaran rupiah ini.

Seperti yang diutarakan koordinator aksi, Bambang S, warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Dia menilai proses lelang ini tidak transparan. Sehingga terkesan dimonopoli oleh beberapa orang saja. “Kalau kami tidak bisa melihat proses lelang, tetap akan diblokir. Pabriknya di Tuban, tapi hasilnya besi dinikmati orang lain, ” Ucap Bambang dalam bahasa jawa.

Terlihat aksi sama sekali tidak dikawal oleh Polisi. Setelah aksi berjalan hampir 30 menit, hanya satu anggota polisi yang berjaga. Warga sempat bersitegang dengan petugas kemanan pabrik. Saat warga memaksa akan masuk untuk melihat proses open house. “Kalai tidak boleh masuk saya dobrak saja. Kita tetap akan disini sampai selesai, ” katanya geram.

Sementara itu, Kapolsek Kerek, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Musa Bachtiar saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa petugas sudah dianggat cukup. Aksi warga tidak anarkis, karena awanya hanya dengar pendapat saja. “Kades sudah masuk untuk bertemu manajemen. Tadi tidak ada yang beraksi di pintu, sudah dijaga, aman semua, ” tegasnya. HANAFI

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :