Published On: Ming, Agu 28th, 2016

Mengurai Kendala Damkar Tuban

TUBAN

seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten Tuban masih memiliki sejumlah kendala dalam operasional pemadaman kebakaran Damkar. Karena luasnya wilayah tidak sebanding dengan armada mobil Damkar, saat ini masih belum dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara maksimal.

NOOR NAHAR: Kita sebenarnya ingin buatkan mereka sebuah perkumpulan dan pelatihan dalam melakukan penambangan yang aman.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein

Sehingga Pemerintah Kabupaten Tuban berencana membangun kantor Unit  Damkar di kawasan eks pembantu Bupati. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pelayanan terhadap masyarakat bila terjadi kebakaran. Sebab sesuai dengan standar pelayanan Damkar harus datang 15 menit setelah kejadian kebakaran terjadi.

Kondisi saat ini armada dan personil Damkar terpusat di kota yang secara gegrafis berada di kawasan utara. Sedangkan jik terjadi kebakaran di wilayah selatan tuban dan barat akan lambat sampai ke lokasi kejadian. Misalkan kejadian di kawasan Kecamatan Kenduruan dan Kecamatan Bancar, karena jaraknya jauh dengan pusat kota akan berdampak lambanya penanganan Damkar.

Sehingga untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pelayanan perlu didekatkan agar sesuai dengan standar pelayanan yang telah dibuat.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein mengatakan saat ini Pemkab Tuban telah mengusulkan kepada DPRD untuk membentuk unit pelayanan Damkar. Rencananya unit tersebut akan dibangun diwilayah eks pembantu Bupati, seperti Kecamatan Singgahan, Kecamatan Jatirogo dan Kecamatan Tambakboyo “Untuk mempercepat pelayanan, Damkar harus didekatkan dan itu sudah kita usulkan kepada DPRD,” kata Wabup, kemarin lalu.

Sedangkan kendala yang dialami saat ini adalah pengadaan unit Damkar karena membutuhkan anggaran yang besar. Harga setiap unit kendaraan pemadam kebakaran sebesar Rp 1,2 miliar. “Kita terkendala anggaran, sebab harga kedaraan setiap unitnya mahal, tahun ini kita lakukan pengadaan satu unit dengan harga Rp 1,2 miliar,” jelas Wabup.

Sedangkan saat ditanya tenaga yang dimiliki, Wabup mengatakan personil saat ini masih cukup, pasalnya di Tuban banyak relawan masih ada. Selain itu, bila memang dipandang perlu, Pemkab akan melakukan penambahan tenaga dengan sistem pihak ketiga. “Damkar masuk dalam urusan wajib dan pelayanan dasar yang harus dilakukan oleh pemerintah dan ini harus menjadi perhatian,” tegas Wabup. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author