Published On: Jum, Feb 12th, 2016

Masyarakat Jangan Resah Penyakit Mematikan Ini

TUBAN

Ilustrasi RRI image

Ilustrasi RRI image

seputartuban.com –  Belakangan ini penyakit Difteri kembali menyerang dibeberapa daerah luar Tuban. Bahkan sudah mengakibatkan penderitanya meninggal dunia. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menghimbau agar masyarakat jangan terlalu resah atas kabar itu.

3 warga Cirebon dan 1 warga Majalengka diketahui meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Beberapa warga Cilacap, Semarang, dan Sragen diketahui juga terjangkit penyakit yang sama. Difteri merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans. Difteri menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan.

Kepala Dinkes Kabupaten Tuban, Saiful Hadi, mengatakan penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani. “Harus memahami gejalanya agar bisa segera tertangani,” katanya, Kamis (11/2/2016).

Gejala dari penyakit ini, antara lain adalah demam tinggi, batuk pilek. Sulit bernapas akibat adanya bakteri yang menebal dan menutupi saluran nafas sehingga menyebabkan sumbatan.

Selain ditularkan oleh bakteri, penyakit ini juga menular oleh udara dan kontak langsung dengan pasien dan hewan ternak yang menderita penyakit difteri. “Jangan meminum susu yang belum melalui sterilisasi, sebab bakteri difteri sangat berbahaya dan mematikan. Penyebarannya bisa melalui pernapasan, atau kontak langsung,” ungkapnya.

Namun, dia menyampaikan, agar masyarakat tidak perlu resah dan ketakutan dengan penyebaran bakteri yang mematikan itu. Sebab penyebarannya bisa dihindari selain dengan meminum antibiotik dan imunisasi pencegahan.

Yang lebih penting  dilakukan oleh masyarakat  adalah menjalani pola dan gaya hidup bersih dan sehat. “Cuci tangan dengan sabun setiap kali melakukan aktivitas dan jangan membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

Hal itu adalah kunci utama dalam hal menangkal berbagai macam bakteri atau penyakit yang ada di lingkungan kita. Pemberian imunisasi diwaktu balita juga sangat penting dilakukan. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author