Published On: Rab, Des 21st, 2016

Mamin Kadaluarsa Masih Beredar di Tuban

seputartuban.com, TUBAN – Selasa (20/12/2016) petugas dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban melakukan inspeksi mendadak (Sidak) peredaran Makanan dan Minuman (Mamin) kadaluarsa. Hasilnya saat di sebuah supermarket kawasan jalan Basuki Rahmat Tuban, ditemukan Mamin Kadaluarsa yang sudah masuk dalam bingkisan.

PENGUSAHA NAKAL : Petugas menemukan Mamin kadaluarsa di supermarket dan pasar saat melaksanakan Sidak

Momen Hari Natal dan tahun baru 2017 nampaknya masih menjadi ladang empuk untuk meraup untung. Namun pelaku bisnis mengabaikan aturan pangan dengan mengabaikan waktu kadaluarsa, sehingga dapat menjual murah daganganya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperpar Pemkab Tuban, Bhismo Setyo Adji mengatakan selain menemukan Mamin kadaluarsa, juga terdapat kemasan rusak yang dibungkus didalam bingkisan. Serta menemukan daging babi kemasan kaleng.

“Kami sudah memerintahkan kepada penanggung kawab supermarket agar segera mengambil beberapa barang rusak dan kadaluarsa. Sedangkan barang makanan yang mengandung babi itu harus dipindah. Tempatnya tidak boleh dicampur dengan produk makanan sejenis lainya,” katanya usai Sidak.

Ia menghawatirkan, jika penjualan daging babi tersebut tidak ditaruh pada tempat berbeda, dapat mengelabui pembeli dan mengira daging kemasan kaleng tersebut merupakan daging sapi atau daging kambing.

“Sesuai instruksi dari Bupati, kita hanya memberikan peringatan dan pembinaannya saja. Sedangkan tanggung jawab melaksanakan penarikan barang bari peredaran itu tanggung jawab petugas penegak hukum,” lanjut dia.

Menanggapi hal itu, Penanggung jawab supermarket, Fajar enggan berkomentar banyak tentang temuan itu. Dia mengatakan dirinya tidak memiliki tanggung jawab sepenuhnya untuk memberikan komentar. “Maaf mas, saya tidak berhak memberikan jawaban. Itu bukan tanggung jawab saya,” pungkasnya.

Diketahui, Sidak Mamin juga dilaksanan dibeberapa pusat perbelanjaan lainya. Sedangkan di Pasar Baru Tuban, beberapa produk kadaluarsa juga disita petugas. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author