Published On: Rab, Nov 6th, 2019

Makin Kuat Maju Cabup Tuban, Ini Alasan Didik Mukrianto Mulai “Turun Gunung”

seputartuban.com, TUBAN – Didik Mukrianto, anggota DPR/MPR RI Periode 2019-2024 mulai menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri menjadi Calon Bupati Tuban dalam Pemilukada 2020. Dorongan kuat konstituennya dan kondisi Tuban butuh perubahan, membuat dirinya mulai serius mencalonkan diri.

Saat dikonfirmasi seputartuban.com, anggota DPR/MPR RI dua periode itu melihat kondisi Tuban sangat membutuhkan pemimpin yang lahir dan hidup serta berkembang dari masyarakat. Sehingga saat menjabat benar-benar menyatu dengan masyarakat yang dipimpinnya.

“Saya senang bercengkerama dengan dulur-dulur, bersama ditengah-tengah masyarakat. Mendengar dan mencatat dengan sungguh-sungguh apa yang dirasakan dan apa yang diinginkan. Masih banyak hal yang dirasakan kurang hadirnya sentuhan dari pengambil kebijakan dan pemerintah dalam mengurai persoalan yang mereka rasakan selama 10 tahun belakangan,” ungkapnya.

Dorongan kuat untuk mencalonkan diri ditujukan kepada politisi Demokrat yang juga Ketua Umum Karang Taruna Pusat datang dari lintas masyarakat yang saat pemilihan legislatif lalu turut berjuang bersamanya. Tidak ada komunikasi verbal, namun beberapa tokoh, rela memasangkan banner dibanyak tempat. Modal lainnya adalah soliditas tim DM dan lainnya yang membuat politikus yang juga tokoh pendekar silat ini menjadi terbanyak perolehan coblos nama dalam Pileg lalu. Dibandingkan seluruh Caleg yang lolos ke senayan. “10 Tahun belakangan diharapkan sebuah antitesa ekskluisifitas dalam pemerintahan dan keberpihakan terhadap rakyat kecil, ternyata realitanya dirasakan tidak kalah eksklusifnya yang hanya berkutat untuk kepentingan kelompoknya,” jelasnya.

Keresahan dan kejenuhan masyarakat juga menjadi kekuatan alamiah untuk memenangkan kontestasi dalam Pemilukada Tuban 2020. Calon baru yang memiliki tim yang kuat potensi memenangkan pemilihan. “Masyarakat benar menginginkan pemimpin dekat dengan rakyat, bisa mendengar dan menjawab kesulitan rakyat. Rakyat menginginkan hadirnya Inklusifitas yang melibatkan partisipasi rakyat dalam membangun tuban,” imbuhnya.

Calon pemimpin yang dapat merebut hati rakyat harus memiliki sejumlah kriteria. Sebagai pengobat rindu atas pemimpin yang selama ini mereka impikan belum dimiliki. “Pemimpin ke depan harus dekat dengan rakyat, bisa bicara dengan rakyat, bisa mendengar suara rakyat. Karena perubahan menjadi harapan untuk keluar dari patron pengelolaan pemerintah yang hanya cenderung untuk kepentingan kekuasaan sekelompok golongan,” tegasnya.

Politisi muda berpengaruh di DPP Demokrat itu menambahkan calon pemimpin harus memiliki visi dan misi yang jelas dan realistis. Bukan sekedar bermain wacana yang menjerumuskan masyarakat dalam pepesan kosong. “Untuk itu selain pemimpin kedepan harus visioner dan cakap, dan selalu berorientasi untuk menjadi pelayan rakyat. Fokus pembangunan harus dipastikan menuju pembangunan yang berkeadilan. Adil untuk semua orang, bukan adil untuk sekelompok orang. Adil untuk manusia, berimbang untuk alam. Selain adil, tentu juga harus merata. Pembangunan dengan basis pro kemiskinan, pro pengangguran, pro pertumbuhan dan pro lingkungan adalah salah satu strategi yang tidak boleh ditinggalkan. Maju dan sejahtera bersama-sama, bukan hanya untuk sekelompok orang dan golongan,” ungkapnya.

Masyarakat Tuban menurut Mas DM harus sadar dan saatnya menentukan pilihan yang tepat. Agar nasib beberapa tahun kedepan lebih baik. “Saatnya Tuban berubah, saatnya masyarakat Tuban mendapatkan keadilan dan pemerataan kesejahteraan,” pungkasnya. NAL

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

komentar dengan santun

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Videos