Published On: Kam, Mei 17th, 2018

Mahasiswa Ketahanan Nasional; Lawan Terorisme Dengan Kemanusiaan

seputartuban.com, BANCAR – Aksi terorisme pekan ini semakin menjadi-jadi, bom bunuh diri terjadi di 4 lokasi di Surabaya. Kemudian juga terjadi aksi penyerangan ke Mapolda Riau. Selain itu Polri juga berhasil menangkap maupun menembak mati tersuga teroris yang akan melakukan aksi pemboman. Modus baru digunakan para teroris yakni bom bunuh diri dengan menggunakan anggota keluarga bahkan anak-anak mereka.

ilustrasi teroris

Mahasiswa pasca sarjana semester akhir Program Studi Ketahanan Nasional Universitas Gajah Mada (UGM), Moh. Wildan Jauhary,asl Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, mengatakan terorisme jelas ancaman bangsa. Serta sangat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Sehingga dalam mengatasinya juga diperlukan kebersamaan dan sinergitas lintas lembaga/instansi serta masyarakat.

“Melihat dari sudut pandang keamanan nasional maka hal ini akan menjadi ancaman baru terlepas dari polemik apapun. Jadi sikap bersama yang harus diambil dengan tetap waspada dan sigap terhadap segala jenis tindakan yang mencurigakan untuk memecah belah persatuan, serta tetap saling koordinasi dgn segala perangkat keamanan negara agar stabilitas tetap terjaga.

Lebih lanjut mahasiswa yang akan melakukan penelitian tesisnya tentang potensi ketahanan nasional yang sedang dikembangkan salah satu komunitas di Tuban itu menambahkan agar semua pihak tetap tenang dalam bersikap. Karena dengan tenang, akan lebih tepat dalam mengambil kebijakan, termasuk masyarakat agar tidak mudah percaya atau terhasut hal yang tidak benar.

“Jangan panik, jangab gegabah dengan saling tuduh, pulihkan secara bersama atas nama kemanusiaan,” imbuhnya.

Untuk menangkal aksi terorisme, diperlukan kesadaran dan keseriusan bersama dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk menguatkan di kalangan pendidikan maupun masyarakat secara sistematis dan berjenjang. “Sikap saling hormat dan menjaga integritas nasional dalam persatuan paham nilai ideologi pancasila yanf dihidupkan dalam budaya sosial masyarakat dengan cara-cara local wisdom,” pungkasnya. (NAL)

Facebook Comments

About the Author