Published On: Sab, Jun 4th, 2016

Mahasiswa Jambret Buat Jajan

TUBAN
seputartuban.com – Kurang uang jajan, 2 mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Tuban ini menjambret, mereka adalah adalah Eko Yudho Pramono (24) warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding dan Dony Indra (21) warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

MAHASISWA JAMBRET : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan barang bukti hasil jambret

MAHASISWA JAMBRET : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan barang bukti hasil jambret4

Kedua tersangka itu memulai aksi penjambretanya pada Senin (23/5/2016) Pukul 01.00 WIB di wilayah jalan Letda Soetjipto sebelah barat simpang 3 perumahan Tuban Akbar dengan menyasar perempuan yang sedang sendirian sebagai korbanya. Dengan berbekal sepeda motor honda beat Nopol  S 3269 GP, kedua tersangka kemudian menunggu sasaranya tepat di depan makam pahlawan turut wilayah Kelurahan Perbon Kecamatan Tuban. Mengetahui seorang perempuan tengan melaju menggunakan sepeda motor sendirian, bergegas keduanya membuntuti dari arah belakang sambil memastikan keadaan jalan dalam keadaan sepi.

Sesampainya didekat jembaan wilayah setempat, kedua tersangka melancarkan aksi dengan mendahului secara perlahan dari arah kanan dan segera menarik tas milik korbanya Sri Utami (29) warga Desa Tengger, Kecamatan Kerek  yang menaruh tasnya dibagian tengah kendaraan. “Sempat terjadi adu tarik tas antara korban dan tersangka, namun tas berhasil ditarik sedangkan korbanya terjatuh akibat hilang keseimbangan,” terang Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad. Jumat, (3/6/2016) siang

Karena berhasil melancarkan aksinya, kedua tersangka memutar balik kedaraanya menuju arah timur dan berbelok kearah selatan dan berhenti disebuah Masjid untuk membuka hasil jarahanya. Kemudan membakar tas berikut surat-surat penting didalam tas bermaksud untuk menghilangkan jejak.

Namun sayangnya aksi amatiran kedua tersangka tak berujung indah, aksi keduanya dibongkar petugas dan diamankan petugas Sat Reskrim Polres Tuban dengan dijemput dikediamanya masing-masing pada Jumat (27/5/2016) untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. “Kedua tersangka kami ancam dengan Pasal 356 ayat 1 KUHP, SUBS Pasal 363 ayat 1 bagian 4 KUHP dengan ancaman pidananya  9 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Barang bukti yang diamankan petugas kepolisian Polres Tuban adalah 1 unit sepeda motor milik pelaku, sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 500 ribu serta 2 unti ponsel Blackbery Q-10 dan Ponsel merk OPO type Joy 3, serta abu sisa pembakaran tas, STNK dan SIM atas nama Sri Utami, dan sebuah sisir rambut warna merah muda. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author