Published On: Ming, Des 1st, 2013

Macet Total, Harus Jalan Kaki Ratusan Meter

Share This
Tags

MERAKURAK

seputartuban.com – Minimnya Polantas yang mengatur arus lalu lintas dan banyaknya pengunjung Pekan Raya PT Semen Indonesia, di kawasan perumahan dinas Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Membuat jalan Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban macet total, Sabtu (30/11/2013) malam. Kondisi diperparah adanya tempat parkir di sisi jalan raya.

Kemacetan Merakurak

PETUGAS MINIM : Kondisi kemacetan di jalan Merakurak

Kemacetan terjadi mulai dari perempatan Kelurahan Mondoan atau SMP 4 Tuban sampai sejauh 3 Km atau sampai Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak. Hal ini disebabkan minimya Polisi lalu lintas dan banyaknya pengguna jalan yang memarkirkan kendaraanya di jalan poros kecamatan tersebut. Luas jalan akhirnya menyempit, sehingga tidak cukup leluasa untuk dilalui kendaraan dari kedua arah.

Kemacetan makin parah, karena kendaraan yang datang dari arah kita tidak dialihkan. Sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang terjebak macet. Sedangkan Polantas yang berjaga dikawasan ini hanya 3 orang saja. Mereka disiagakan disekitar depan perumdin saja. Petugas hanya mengatur pejalan kaki yang akan menyeberang. Sedangkan pengaturan jalur poros tidak ada.

Salah satu pengguna jalan yang terjebak macet, Nurul Hakim (28), warga Kecamatan Merakurak, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya sudah terjebak macet selama hampir 45 menit. Bersama keluarganya akan mendatangi Pekan Raya. Karena terjebak macet, terpaksa kendaraanya harus diparkir jauh dari lokasi keraiamian. Tidak hanya itu, keluarganya juga harus berjalan hingga ratusan meter. “Saya dan anak-anak berjalan kaki mas. Gimana lagi kendraan macet, mau ke Pekan Raya tidak bisa. Dari tadi tidak ada polisi yang mengatur arus, ” keluhnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Yuli Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan hanya ada 3 anggota yang berjaga di jalan. Dikarenakan banyak anggota yang sudah berjaga di acara lainnya.  Untuk mengurai kemacetan, dia langsung menambah anggota dilokasi kemacetan menjadi 7 orang.

Namun sampai berita ini ditulis, pukul 22.30 WIB, kemacetan masih belum terurai. Terbukti masih banyaknya kendaraan yang terjebak. “Memang banyak anggota yang jaga di acara lain. Kita sudah atur dan terjunkan anggota. Tidak ada pengalihan jalur, karena tidak ada jalur alternatif, jauh,” jelasny. (han)

Facebook Comments

About the Author