Published On: Ming, Mar 30th, 2014

Lukisan, Sepeda Onthel Sampai Vespa Dari Tempurung Kelapa

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Bagi sebagian orang, tempurung kelapa dianggap sampah yang tidak berguna. Namun bagi Ainur Rofik (30), Warga Dusun Krajan, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban dapat disulap jadi bahan bernilai jual tinggi.

BERNILAI TINGGI : Beraga, kerajinan dibuat dari bahan utama tempurung kelapa

BERNILAI TINGGI : Beragam kerajinan dibuat dari bahan utama tempurung kelapa

Karena dia mampu membuat beragam kerjainan dari bahan baku utama tempurung kelapa. Saat dikonfirmasi dirumahnya, Sabtu (29/3/2014) mengatakan awalnya dia mencoba membuat hiasan lampu rumahnya dari limbah tempurung kelapa.

Tempurung kepala yang berada didapur rumahnya berserakan, lalu dia membuat hiasan lampu dengan bahan seadanya. Hal ini terus dicoba hingga menghasilkan barang jadi bernilai tinggi. “Awalnya hanya membuat hiasan lampu agar terlihat bagus. Saya coba lagi membuat lainnya, dan ketagihan, ” Kata Rofik.

Bapak 1 anak ini menekuninya kemudian berhasil membuat sebuah frame atau pigura dengan lukisannya. Salah satunya sebuah lukisan pemandangan seorang petani pulang dengan gerobak ditarik sepasang kerbau. Untuk kerajinan yang satu ini, dia membutuhkan bahan tambahan. Yakni serabut kepala dan serbuk gergaji kayu.

Saat ini dia membuat berdasarkan pesanan pembelinya. Dalam sebulan, baru sekitar 5 sampai 6 pemesan saja. Dengan tarif untuk ganti bahan baku dan pembuatan saja. “Kalau lukisan ini bisa terjual Rp. 500 ribuan. Kalau yang berbentuk toples itu seitar Rp. 100 ribu 1 setnya. Omzet itu kalau sudah besar mas, ini ya kalau ada yang pesan dibuatkan begitu saja, ” lanjutnya.

MULAI DIMINATI : Bentuk Angry Bird paling disukai pembeli

MULAI DIMINATI : Bentuk Angry Bird paling disukai pembeli

Tidak hanya itu, kerajinan berbentuk sepeda ontel juga dibuatnya. Bahkan kerajina miniatur sepeda zaman era 1980 an itu pernah menjuarai lomba tingkat Kabupaten Tuban yang diadakan oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban pada tahun 2010. “Yang sepeda dan bentuk miniatur becak dibeli dinas pariwisata, ” ungkapnya.

Banyak bentuk kerajinan yang juga sudah laku terjual. Termasuk salah satunya bentuk kartun Angry Bid. Bentuk ini merupakan kotak uang atau celengan anak-anak. Kerajinan itu dibandrol dengan harga Rp. 20 ribu saja. “Kalau yang bentuk celengan itu bervariasi, laris juga banyak yang pesan,” jelasnya.

Saat ini masih terkendala lokasi jualan dan pangsa pasar. Karena hanya mengandalkan jaringan atau pemasaran pertemanan saja. Selain itu juga dari info tetangga dan beberapa pameran. Kendala lain, apabila pembuatan dalam jumlah banyak belum cukup modal. “Semoga ada yang mau membantu menjualkannya,” harapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author

Videos