Published On: Rab, Jul 13th, 2016

Libur Lebaran 7 Nyawa Melayang di Jalanan Tuban

TUBAN

seputartuban.com –40 kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) dengan 7 korban meninggal dunia, serta 59 korban luka ringan akibat Laka Lantas selama arus mudik dan arus balik lebaran 2016.

PALING PARAH : Kondisi kecelakaan paling parang selama lebaran 1437 H

PALING PARAH : Kondisi kecelakaan paling parang selama lebaran 1437 H

Laka lantas itu terhitung sejak H-5 Jumat, (1/7/2016) hingga H+3 Minggu, (10/7/2016). Sebagian besar kecelakaan tersebut terjadi karena faktor pengemudi  lelah. Dan memaksakan berkendara hingga kurang fokus terhadap kondisi jalan yang berakibatkan Laka Lantas.

Terparah, kejadian kecelakaan tersebut telah terjadi pada Senin (11/7/2016) pukul 01.00 WIB. Tepatnya wilayah jalan Tuban-Bancar KM 15-16 kawasan Dusun Bogang, Desa Beji , Kecamatan Jenu, klabupaten Tuban.

Kecelakaan itu menyebabkan 3 Korban meninggal dunia dilokasi kejadian. Setelah mobil Avanza Nopol K 8816 UC yang dikemudikan Nibras F Muhammad (20), warga Kelurahana Ujung Batu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara dengan penumpang 5 orang menabrak warung hingga nyelonong masuk kedalam rumah.

Mobil tersebut dikemudikan dalam kecepatan diatas 80 KM/jam. “Kendaraan itu melaju dari arah Jepara hendak menuju Malang,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, IPTU Nungky Sambodo.

Akibat kejadian itu, Nibras F Muhammad (20) mengalami luka berat, Novan M (17) meninggal dunia, Siti Amanah (49) meninggal dunia, Dewi Masitoh (25) meninggal dunia, Fery S (50) dan Bagus (23) mengalami luka ringan.

Dari data yang dimiliki Unit Laka Sat Lantas Polres Tuban, sebagian besar kecelakaan tersebut terjadi diwilayah jalan arteri dengan jumlah seluruhnya mencapai 25 titik. Kemudian kecelakaan yang terjadi diwilayah jalan lokal sebanyak 5 titik, hingga jalan lingkungan sebanyak 4 titik, dan jalan Kolektor sebanyak 3 titik.

Dengan rincian pengendara mobil penumpang dengan jumlah 11kendaraan. Kemudian melibatkan 42 kendaraan sepeda motor, 3 unit sepeda pancal, dan sebuah kendaraan jenis MPU.

Sedangkan faktor penyebab terjadinya kecelakaan, 22 pengemudi diantaranya lengah. 8 pengemudi diantaranya dinyatakan tidak tertib terhadap peraturan peraturan berlalu lintas. 3 pengemudi dinyatakan mengantuk, 1 pengemudi dinyatakan lelah. Serta seorang pengemudi dinyakatan mabuk dalam saat berkendara.

Kejadian kecelakaan itu sebagian besar merupakan jenis kecelakaan depan samping dengan jumlah sebanyak 12 kejadian. Kecelakaan tunggal 10 kejadian, kecelakaan depan belakang 5 kejadian. Kecelakaan depan dengan depan 4 kejadian, kecelakaan samping-samping 1 kejadian dan kecelakaan tabrak manusia sebanyak 3 kejadian.

“Seluruh kejadian kecelakaanya itu terjadi dikawasaan pemukiman penduduk di sepanjang jalur Tuban-Bancar. Saat ini ditetapkan sebagai zona rawan kecelakaan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author