Published On: Sel, Jun 24th, 2014

Lelaki Misterius Mengapung di Pantai Boom

TUBAN

TELISIK TKP: Aparat Polres Tuban tengah melakukan olah tempat kejadian perkara  di pantai Boom Tuban. Selasa (24/06/2014).

TELISIK TKP: Aparat Polres Tuban tengah melakukan olah tempat kejadian perkara
di pantai Boom Tuban. Selasa (24/06/2014).

seputartuban.com-Suasana kawasan obyek pesisir utara laut Jawa yang menjadi pembatas wilayah daratan Kota Tuban, Selasa (24/06/2014) pagi, sedikit beda dari hari-hari sebelumnya. Padahal matahari sudah tinggi. Jam 09.00 WIB pantai Boom yang biasanya sudah sepi warga mencuci mata ke laut justeru makin berjubel.

Telisik punya telisik, situasi menyemut ini terjadi saat aparat penyidik Polres Tuban dibantu warga tengah mengavakuasi sosok lelaki yang terapung di bibir pantai.  Pria yang diperkirakan berumur 35 tahun itu tampak kaku dengan keadaaan mulut mengeluarkan busa warna putih. Terbujur kaku lengkap masih mengenakan kaos lengan pendek warna merah dan celana jeans putih tulang. Ikat pinggang kain warna merah juga nampak terselip antara celana yang sudah kendor.

Pertama kali ditemukan oleh salah satu pengunjung  wisata bekas pelabuhan berinisial WT (25) warga Kecamatan Palang. Semula, dirinya bersama teman wanitanya berniat liburan dengan mendatangi bagian ujung wisata itu.

Belum sampai ujung, tiba-tiba mata terbelalak melihat sesoyok jasad
tergeletak di antara karang pantai. Saat didekati bersama temannya,
ternyata jasad seorang laki-laki dengan potongan rambut pendek rapi.

“Saya kaget, ternyata itu mayat. Saya terus bilang pengelola wisata. Terbujur di atas karang sebelah timur pembatas pantai itu.“ jelas WT.

Mendapat laporan warga, petugas dari jajaran Mapolsek Kota dan Unit
Identifikasi Satreskrim Polres Tuban mendatangi lokasi untuk oleh TKP.
Mayat yang masih terapung dipinggir pantai, langsung menjadi sasaran kerja pertama polisi.

Kemudian korban diangkat dan di bawa ke daratan untuk divisum luar. Nampak jari korban harus diberi tinta untuk cap jempol diatas
kertas. Polisi juga memeriksa seluruh tubuh korban. Hal ini untuk meastikan adanya luka dan lainnya.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bawaan korban. Seperti tas warna hitam yang berisi beberpa potong pakaian atas dan bawah. Peralatan mandi, dua buah ponsel serta uang tunai yang diselipkan dalam tas bagian tengah sebanyak Rp 218 ribu. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan
dompet atau identitas korban. Seluruh barang bukti yang ada difoto untuk
bahan laporan.

Terkait penemuan mayat itu, Kapolsek Kota AKP Basir, belum bisa apakah
korban terindikasi pembunuhan, perampokan atau murni kecelakaan.

“kita akan melakukan pememriksaan melalui ponsel korban. Siapa tahu ada yang bisa dihubungi. Tidak ada tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Kita akan bawa jasad korban ke rumah sakit untuk otupsi,” kata dia.  HANAFI

Facebook Comments

About the Author