Published On: Rab, Nov 27th, 2013

Laut Tercemar Nelayan Resah

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Pesisir pantai di Dusun Tanjung Awar-Awar, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban tercemar. Pencemaran berupa sisa pelumas mesin seperti stam pad bercampur oli bekas. Limbah berwarna hitam pekat serta lengket itu terlihat menggumpal dan memisah dengan air. Terhempas ombak laut, menjadikan limbah sampai di tepian pantai.

Pencemaran laut

MERESAHKAN : Kondisi pantai dalam kondisi tercemar

Sepanjang kurang lebih 1 Km pesisir pantai di desa setempat terlihat banyak limbah yang mengapung. Diduga limbah berasal dari tengah laut pantai utara. Seperti yang diungkapkan salah satu warga setempat, Samijan (49). Saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2013) mengatakan bahwa, pencemaran sudah terjadi sejak Senin (25/11/2013) pagi.

Samijan awalnya mengetahui adanya limbah yang berbau seperti bahan bakar jenis solar itu saat dirinya pulang melaut. Sesampainya radius 5 Km dari bibir pantai, dirinya mencium bau dan terlihat banyak minyak mengapung. Tidak berselang lama setelah menambatkan perahunya di bibir pantai, limbah yang semula di tengah laut menepi, karena terbawa ombak. Sehingga gumpalan-gumpalan itu menepi di bibir pantai.

Pencemaran laut tuban

BUKTI : Inilah gumpalan-gumpalan yang mencemari laut Jenu

Selain mecemari laut, diduga akibat kejadian ini mengakibatkan banyak ikan mati. Juga gumpalan yang menumpuk di pantai menyebabkan banyak nelayan harus berhati-hati. Pasalnya, apabila terkena kaki atau bagian tubuh yang lain akan sulit dibersihkan karena lengket.

“Sore itu sudah ada, malemnya malah menepi semua. Kalau ini terjadi, ikan yang berhabitat disini (pantai) akan mati. Kalau tidak begitu, akan pergi, kita jadi kesulitan, ” ujarnya.

Sangat disesalkan kejadian ini,  dan berharap pihak yang berwenang bisa mencegah jangan sampai itu terjadi. Serta mengusut tuntas kejadian pencemaran ini. “Kalau bisa ada petugas yang memperingatkan. Selain nelayan, banyak yang dirugikan, ” imbuhnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Media Setda Kabupaten Tuban, Sulistyadi saat dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya pencemaran limbah. Bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan camat dan perusahaan TPPI, terkait kebenaran pencemaran ini. Limbah berupa minyak yang bercampur dengan pelumas dan sejenis solar.

“TPPI tadi pagi sudah menerjunkan tim lingkungannya untuk pendalaman. Ternyata sudah tidak ada bekasnya. Mengingat tadi malam ombaknya arah kebarat dan ketimur. Yang jelas bukan dari pabriknya, ” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author



Berita Terkini

Videos