Published On: Rab, Okt 10th, 2018

Lama Menduda Bapak di Kerek “Gagahi” Anak Tunggalnya

seputartuban.com, KEREK – Bertahun-tahun menduda, WT (42), warga Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, diduga telah menggauli anak gadis semata wayangnya hingga hamil 6,5 bulan. Kini kasusnya telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Tuban.

Korban (kiri)

Tindakan asusila itu terungkap dari pergunjingan masyarakat, yang melihat keanehan bentuk tubuh Bunga (bukan nama sebenarnya). Usianya yang belum genap 17 tahun nampak lebih besar terkhusus bagian perutnya. Oleh warga Bunga ditanya siapa yang menghamilinya, dia menjawab telah dihamili salah satu tetangganya.

Karena semakin ramai dibicarakan masyarakat, Pemerintah Desa memediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Hasilnya kemudian kasus tersebut diserahkan ke Polsek Kerek.

“Ya kami menerima laporan tindak asusila ini dari pemerintah desa setempat. Korban mengaku bahwa ayahnya yang telah menghamilinya. Karena korban usianya  masih dibawah umur, maka kami limpahkan kasus ini  ke UPPA,” ungkap Kapolsek Kerek, AKP Mujito, Selasa ( 9/10/2018) siang.

Dari keterangan Polisi, korban mengaku kejadian persetubuhan itu bermula sekitar bulan April 2018 lalu. Ketika korban sedang masak disiang hari, dirumah korban hanya tinggal berdua bersama ayahnya. Ayahnya kemudian mengajak bunga untuk berhubungan intim layaknya suami istri. Bunga juga mengaku telah digauli selama 6 kali sejak saat itu.

Untuk mengutangi tekanan psikologis, korban dipulangkan kepada ibunya yang sudah berpisah dengan bapaknya. Yakni di Desa Temayang Kecamatan Kerek. Tujuannya agar korban mendapat perlindungan baru dari ibunya.

Kasus ini tengah ditangani UPPA Sat Reskrim Polres Tuban. Serta terduga pelaku yang menghamili anak semata wayangnya itu sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Diketahui, belum lama sebelumnya kejadian serupa terjadi di Kecamatan Semanding. Juga sama-sama menggegerkan warga. Yakni anak masih kelas VI SD menyetuhubi perawan tua. Gara-gara sering melihat film dewasa dia berani “menggagahi” tetangga dekat sekaligus ketabatnya itu yang perawan tua. Kasusnya hingga kini masih ditangani UPPA Sat Reskrim Polres Tuban. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author