Published On: Rab, Nov 2nd, 2016

Lagi, Ribuan Solar Ilegal Dibongkar Polisi

BANCAR

seputartuban.com – Sebanyak 1.890 liter solar hasil pengolahan minyak mentah secara ilegal berhasil diamankan aparat Polres Tuban. Dengan menetapkan  Salam (56) warga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, sebagai tersangka dalam kasus ini. Senin (24/10/2016) sekitar pukul 21.00 WIB, praktek ilegal itu dibongkar saat tersangka menerima kiriman solar dari para ojek minyak mentah.

PELANGGARAN MIGAS : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan sebagian barang bukti solar ilegal

PELANGGARAN MIGAS : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan sebagian barang bukti solar ilegal

Warga asal Dusun Kradenan wilayah setempat tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penyidikan oleh petugas selama 7 hari. “Tersangka terbukti telah menjualkan solar ilegal tersebut kepada salah satu sopir yang tengah berhenti diwilayah setempat,” terang Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, Selasa (1/11/2016).

Menurut Kapolres, saat ini peta peredaran hasil olahan minyak secara ilegal tersebut berada diwilayah Kecamatan Bancar. Wilayah tersebut dijadikan sasaran penjualan solar ilegal karena merupakan kawasan beristirahatnya para sopir kendaraan besar. Tergiur dengan harga solar yang ditawarkan berada dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET), membuat para sopir menjadi terpikat karena uang sisa pembelian solar dapat disihkan untuk keperluan lain.

Untuk tiap liternya, tersangka membeli dari para perengkek dengan harga Rp 3.500 perliter. Kemudian dijualkan lagi kepada para sopir dengan harga Rp 5.000 perliter. Maka, ia dapat memperoleh laba bersih sebesar Rp 1.500 tiap liternya.

Sedangkan suplai solar, ia mendapat kiriman dari para perengkek yang mendistribusikan hasil pengeboran minyak dari wilayah Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. “Tersangka kami ancam dengan Pasal 53 huruf D, JO Pasal 23 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman pidana selama 3 tahun penjara,” pungkasnya.

Sedangkan barang bukti yang diamankan, diantaranya 9 drum solar dengan kapasitas isi 210 liter per drum. 1 unit alat takar literan, corong, saringan, mesin pompa air untuk memindah solar. Serta selang plastik berukuran 3,4 dim dengan panjang 10 meter, dan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 400 ribu. “Ini merugikan negara, pantauan kami saat ini wilayah Kecamatan Senori dan Perbatasan Bancar. Terutama di kios-kios yang berdekatan dengan jalur pantura,” pungkasnya.

Diketahui, Sabtu, (30/4/2016) aparat Polres Tuban juga mengamankan 3,500 liter solar ilegal dari  kawasan jalur pantura Tuban – Bancar. Dengan mengamankan Tardi (36), Kusmen (32) dan Sampuro (36) warga Kecamatan Bancar. Serta Kasmudi (33) warga Kecamatan Tambakboyo. Nanang (35) dan Sutanto (22) warga Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Mereka merupakan pemilik dari 6 lokasi yang melayani penjualan solar ilegal kepada truk di wilayah Kecamatan Bancar serta wilayah Kecamatan Tambakboyo. ARIF AHMAD AKBAR

Kasus serupa : 3.500 Solar Ilegal Diamankan Polisi

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos