Published On: Kam, Feb 5th, 2015

Lagi, Pemkab Tuban Minta PT SI Perbaiki Jalan

KEREK

BAHA LAKA LANTAS : Kondisi jalan di sekitar PT Semen Indonesia rusak. Hal ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

BAHAYA LAKA LANTAS : Kondisi jalan di sekitar PT Semen Indonesia rusak. Hal ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten Tuban meminta kepada PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk supaya membangun jalan yang ada disekitar perusahaan. Karena saat ini kondisi jalan yang dimaksud sudah rusak parah, sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Qunnasich mengatakan, untuk pembangunan jalan dari Desa Temandang, Kecamatan Merakurak sampai pertigaan Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek itu akan ajukan kepada PT. Semen Indonesia untuk membangunnya.

Karena jalan ini berada di sekitar perusahaan. “Kita akan membangun jalan yang dari SMP 4 sampai ke Merakurak, dan untuk jalan yang disekitar pabrik kita minta PT. SI untuk memperbaikinya,” kata Choliq.

Jalan tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan selain rusak, kondisi sempit tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas. “Kita ajukan supaya dibangun dari Desa Temandang, Kecamat Merakurak sampai di pertigaan Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek,” sambungnya.

Terpisah, Kabiro Humas dan CSR PT. Semen Indonesia, Wahyu Darmawan mengatakan pihaknya telah menerima pengajuan permohonan ini dari Pemkab Tuban. Saat ini surat itu masih diajukan kepihak manajemen perusahaan untuk mendapat persetujuan atas pembangunan jalan tersebut.

“Saat ini masih dalam pembahasan pihak manajemen, sebab perlu dilakukan pembahasan untuk pengajuan dari pemerintah daerah itu,” jelas Wahyu Darmawan, sat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (03/02/2015) siang.

Saat disinggung besaran dana yang akan dipakai untuk perbaikan jalan itu, ia mengatakan masih belum mengetahuinya. Sebab belum ada keputusan dari pihak manajemen. Serta sumber dana yang akan dipakai untuk perbaikan jalan itu masih dibahas dan disesuaikan dengan anggaran dari perusahaan. “Kemungkinan bisa melelaui dana CSR atau lewat dana yang lainnya. Kita masih belum tau dari mana sumber pendanaan itu dan besarannya berapa,” sambungnya.

Diketahui, sebelumnya PT. Semen Indonesia atas permintaan Pemkab Tuban telah membangun jalan jalur Merakurak-Kerek tepatnya mulai dari Desa Tuwiri Wetan sampai di Desa Temandang. Sepanjang kurang lebih 9 KM dengan anggaran sebesar kurang lebih Rp. 13 miliar yang berasal dari dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dalam proses lelangnya dimenangkan oleh PT. Timbul Persada, yang beralamatkan di Kecamatan Plumpang, Tuban.

Sebenarnya program perbaikan infrastruktur ini sempat mendapat kritikan pedas dari aktivis LSM di Tuban. Bahkan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang saat itu dijabat oleh Dahlan Iskan.

Dalam sambutan peresmian Pabrik Tuban IV PT. Semen Gresik, di Desa Sumberarum, Kec. Kerek, Kab. Tuban, Sabtu (13/10/2012). Dana CSR seharusnya dialokasikan untuk kepentingan warga kurang mampu sekitar perusahaan atau masyarakat luas. Namun pernyataan sang menteri ini nampak tidak begitu diperhatikan oleh perusahaan.

“CSR sudah sangat disiplin sesuat aturan, bagian saya yang kontrol. Persoalannya yang minta itu luar biasa, kita lebih fokus mengatasi kemiskinan. 36 juta warga Indonesia ini yang harus lebih dipentingkan, bukan hanya memikirkan jalan bagi orang yang sudah mampu, ” tutur Dahlan Iskan waktu itu. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author