Published On: Kam, Sep 29th, 2016

Lagi, Jamaah Haji Asal Tuban Meninggal Dunia

TUBAN

seputartuban.com – Satu lagi jamaah haji asal Tuban yang meninggal dunia di tanah suci, Makkah. Sebelumnya jamaah haji asal Kab. Tuban juga telah meninggal dunia. Total jamaah yang meninggal pada musim haji 2016 ini sebanyak 3 orang.

hajiPlt Kasi Penyelenggara Umroh dan Haji Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tuban, Siti Maulidiyah, mengatakan jamaah haji yang bernama Abdul Halim (74), warga Sugiharjo Kecamatan Tuban, meninggal dikarenakan sesak napas. Jamaah tersebut memang sudah mempunyai riwayat penyakit sesak napas sebelum berangkat ibadah haji. “Sebelum berangkat, dirinya dinyatakan sehat,” katanya, Rabu (28/9/2016).

Almarhum yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 47 ini dikabarkan meninggal dunia pada 27 september 2016 sekitar Pukul 20.00 WIB. Setelah mendengar adanya kabar duka itu, pihak keluarga almarhum langsung mengurus berkas-berkas terkait pengurusan jenazah ke Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban. “Kini keluarga yang berduka telah mengurus semua berkas untuk bisa dimakamkan di tanah suci,” lanjutnya.

Sebelumnya dua jamaah haji dari kloter 46 juga diketahui meninggal dunia. Yakni, Kadi Sanggem Suro, asal Desa Sumur Geneng, Kecamatan Jenu, yang meninggal pada hari selasa (13/9/2016) karena lemas saat turun dari bus yang dari Musdalifa menuju ke Maktab. Serta yang meninggal pada hari senin (19/9/2016), Masriah (82), asal Desa Beji kecamatan Jenu, yang diketahui meninggal dunia karena faktor usia lanjut.

Menanggapi dengan meningkatnya jamaah haji yang meninggal dunia untuk tahun 2016 ini, dia menyampaikan pihaknya sudah terus melakukan komunikasi dengan pihak kemenag RI dan tim Kesehatan jamaah haji. Dia tidak menampik kondisi jamaah bisa sewaktu-waktu drop karena cuaca di Arab Saudi saat ini ekstrim.

Diketahui, tahun lalu dua jamaah haji asal Kabupaten Tuban juga meninggal dunia, yakni atas nama Nasir bin Warnodo (83), warga Kecamatan Tambakboyo karena lanjut usia. Serta Sukri bin Syukur (70), warga Kecamatan Palang yang meninggal karena sakit sesak nafas. Keduanya meninggal dunia di Makkah. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author