Published On: Sab, Jul 7th, 2012

Labfor Menyatakan Gas PT Gassuma Tidak Beracun

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

TUBAN

seputartuban.com – Gas beracun yang diduga diakibatkan oleh bocornya salah satu pipagas milik PT Gasuma Federal Indonesia. Y ang berlokasi di Desa Sokosari, Kecamatan soko, Kabupaten Tuban, beberapa bulan lalu, oleh Tim Labfor Mabes Polri di Polda Jatim dan Dokter ahli tidak ditemukan zat atau gas yang membahayakan manusia.

Keracunan gas yang mengakibatkan tujuh warga Dusun Badegan, Desa Sukosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban saat itu, membuat pihak PT Gassuma melarikan para korban ke Rumah Sakit Ibnu Sina Bojonegoro. Karena saat itu banyak yang menduga warga mengalami keracunan gas sisa pembakaran PT Gasuma, selasa (08/05/2012) lalu.

Akibat para korban sempat mengalami sesak nafas dan mual-mual. Sementara satu warga lain juga mengalami keracunan pada saat berunjuk rasa di depan pintu pagar PT Gasuma, seperti yang dialami oleh Bambang, warga Dusun Badegan, Desa Sukosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Korban lain yang sebelumnya juga sudah mengalami keracunan yaitu enam warga juga dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Bojonegoro. Antara lain kasiran (45), Kasri (40), Lasmi (45), Suwadi (60), Sukirah (40) dan Sunar (65). ke enam warga tersebut merupakan warga Dukuh Badegan, Desa Sokosari, Kecamatan Soko Kecamatan, Tuban.

Usai kejadian, kemudian tim Labolatorium Forensik (Labfor) Mabes Polri di Polda Jatim dan Dokter Ahli mendatangi kelokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Dengan memeriksa jenis serta kandungan yang terdapat dalam gas tersebut.

Dan hasilnya menyatakan bahwa gas tersebut tidak berbahaya bagi manusia. Saat Tim memeriksa korban yang sakit, terkait adanya gas beracun dalam kebocoran gas itu. Hanya terindikasi sesak nafas dan tidak didapati keracunan karena gas milik PT Gassuma.

Kanit 3 Reskrim, Polres Tuban, Aiptu Lik Mustaram, saat dikonfirmasi seputartuban.com, Jumat (06/07/2012) menjelaskan, bahwa saat tim memeriksa korban yang diduga keracunan akibat bocornya pipa gas milik PT Gasuma itu, tidak didapati senyawa beracun yang merusak pernafasan manusia.

“hingga sampai saat ini, Tim juga belum mendapatkan hasil yang pasti terkait warga sekitar PT Gassuma yang keracunan. Namun pihak Gassuma akan selalu memperbaiki kebocoran pipa gas itu, hingga tidak ada lagi kebocoran,” tegasnya.

Foto : Warga saat melakukan demonstrasi beberapa waktu lalu didepan pagar PT Gassuma Federal Indonesia

Facebook Comments

About the Author