Published On: Jum, Nov 27th, 2015

Krisis Kepercayaan, Warga Gaji Tolak Kunker Komisi A

KEREK

Demo Warga Gaji di Kantor Bupati Tuban .seputartuban.com – Warga Desa Gaji yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gaji (FMG) menolak kunjungan kerja Komisi A DPRD Tuban, Jumat (27/11/2015). Dengan melakukan pertemuan di Kantor Kecamatan Kerek.

Akibat penolakan warga, Komisi A membatalkan kunjunganya. Para wakil rakyat itu dinilai tidak membela warga dalam kasus tanah yang masuk dalam peta bidang PT Semen Indonesia.

Ketua FMG, Abu Nasir mengatakan bahwa penolakan warga itu disebabkan karena selama ini Komisi A dinilai tidak serius membela masyarakat. Tidak ada tindakan tegas untuk menyelesaikan kasus ini.

“Kenapa para wakil rakyat hanya ditengah-tengah saja sebagai mediator masyarakat dan perusahaan?. Seharusnya mereka membantu rakyat  karena mereka wakil rakyat,” katanya.

Indikasi tidak membela rakyat diantaranya karena saat pertemuan antara PT Semen Indonesia dan warga, Komisi A mengarahkan agar warga mau menerima kompensasi yang ditawarkan perusahaan. Padahal warga belum tentu akan menjualnya, bahkan proses jual beli tidak diketahui warga selaku pemilik tanah.

“Itu membuktikan wakil rakyat tidak berpihak kepada rakyat, jelas-jelas hak rakyat sudah dirampas,” keluhnya.

Ketua Komisi A DPRD Tuban, Agung Supriyanto mengatakan bahwa pihaknya menyadari warga tidak mau menerima kunker yang sudah diagendakannya tersebut. Ia melihat warga merasa jenuh. Namun dia tetap berjanji akan terus mengawal masalah tersebut. Karena sudah menjadi tanggung jawabnya. “Sebenarnya yang mau kita sampaikan kepada warga itu adalah hasil pertemuan kita dengan BPN pusat dan ada solusinya,” kata Agung.

Kegiatan yang diagendakan Komisi A tersebut akan melakukan pemotretan kondisi lapangan. Hasilnya akan disampaikan kepada BPN Pusat untuk dilakukan tindak lanjut. “Kita melihat BPN Tuban selama ini masih belum maksimal,” ujarnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author