Published On: Ming, Mei 31st, 2015

KPUD Harus Jadi Rumah Kaca, Penggunaan Rp. 29 Miliar Dibuka

TUBAN

RUMAH KACA : Miftah saat menerima dokumen anggaran dari KPUD Tuban

RUMAH KACA : Miftah saat menerima dokumen anggaran dari KPUD Tuban

seputartuban.com – Divisi Advokasi Anggaran, FITRA Jatim, Miftakhul Huda menghimbau agar KPUD Tuban haru dapat menjadi rumah kaca. Atau melaksanakan UU Keterbukaan Informasi Publik dalam menggunakan anggaran daerah Rp. 27 miliar untuk Pilkada 2015.

“Didalam pengelolaan anggaran, KPUD harus seperti membangun rumah kaca, jangan rumah batu,” kata Miftah, Jumat (29/05/2015).

Keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD sudah menjadi kwajiban KPUD Tuban sesuai amanat undang-undang. Diantaranya dokumen DIPA dan RAB KPUD Tuban harus transparan.

Sehingga semua masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait anggaran yang dipakai oleh KPUD. Karena dana yang dikelola bersumber dari uang rakyat. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

 “Dari data yang kita terima ini akan kita lakukan kajian dan analisis, yang hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada KPUD dan juga masyarakat,” pungkas Miftah usai menerima dokumen anggaran dari KPUD Tuban.

Sementara itu, Devisi Sosialisasi KPUD Tuban, Yayuk Dwi Sulistyorini yang menyerahkan sejumlah dokumen anggaran kepada Miftah mengaku pihaknya tetap patuh terhadap UU KIP. “Memang sesuai dengan amanah UU KIP, semua masyarakat berhak mendapatkan informasi itu baik secara lembaga maupun individual,” katanya.

Yayuk menambahkan, saat ini KPUD masih belum menyampaikan informasi anggaran kepada masyarakat disebabkan masih berupa Rencana Anggaran Biaya. Sehingga dipastikan masih akan ada perubahan.

Diketahui, dalam pelaksanaan Pilkada itu, KPUD Tuban mendapatkan dua sumber anggaran yaitu dari DIPA sebesar Rp. 1,3 miliar, dan dana yang bersumber dari APBD sebesar Rp. 27,5 miliar. Dengan total anggaran yang ada di KPUD Tuban sebesar Rp. 29 miliar. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author