Published On: Kam, Des 4th, 2014

KPRI Beringin Tuban Jual Barang Kadaluarsa

TUBAN

MILIK PEMKAB: Unit Pertokoan KPRI Beringin di Jalan Mastrip Tuban, Kamis (-4/12/2014) petang.

MILIK PEMKAB: Unit Pertokoan KPRI Beringin di Jalan Mastrip Tuban, Kamis (-4/12/2014) petang.

seputartuban.com–Unit pertokoan KPRI Beringin di Jalan Mastrip Tuban diduga menjual sejumlah produk tertentu yang sudah melewati masa edar alias kadaluarsa. Untuk menyamarkan mata konsumen, barang kadaluarsa tertentu itu tidak dipajang secara tebuka dalam etalase, melainkan disimpan di bawah pada bagian belakang kasir.

Modusnya, produk expired ini baru dikeluarkan ketika ada konsumen yang ingin membeli barang tersebut. Salah satu produk kadaluarsa yang tertangkap tangan pembeli adalah rokok putihan merk “M”.

Kali ini yang apes adalah Ahmad warga Desa Simo, Kecamatan Soko. Remaja berbadan tegap dengan potongan rambut model cepak itu, terkaget-kaget begitu mengetahui rokok putihan yang baru dibeli dari minimarket KPRI Beringin milik Pemkab Tuban itu, ternyata sudah jauh melewati masa kadaluarsa.

Dalam pita cukai rokok “M” itu tertera tahun 2011 SPM dengan harga Rp 5.675. Sementara warna batangan rokok yang sudah terlanjur dibuka dari paknya sudah berwarna kuning. Oleh cewek penjaga minimarket KPRI Beringin rokok ini dilepas dengan harga Rp 6.500.

“Jauh-jauh datang dari Soko ternyata saya kena tipu. Lah, rokok sudah lawas kok masih saja dijual. Ini namanya kan pembohongan publik,” kata Ahmad saat rehat kopi sore di sebuah kafe tak jauh dari minimarket KPRI Beringin.

Meski tak mengantongi bukti valid, namun Ahmad berkeyakinan masih ada produk tertentu kadaluarsa lainnya yang dijual minimarket KPRI Beringin. Tapi yang pasti dirinya melihat dengan mata kepalanya sendiri, masih banyak rokok “M” yang ngendon di belakangan meja kasir. Ada beberapa tumpukan slop rokok “M” yang siap dijual kepada konsumen “tersesat”.

Sementara juru biara Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, ketika dikonfirmasi tekait temuan produk kadaluarsa yang masih dijual minimarket KPRI Beringin menyampaikan akan memberikan sanksi jika memang ditemukan bukti di lapangan.

“Kami akan melakukan penarikan produk yang sudah kadaluarsa tersebut dalam rangka untuk melindungi hak-hak konsumen. Serta akan memberikan peringatan ke toko atau minimarket yang bersangkutan,” jelas Kabag Humas Pemkab Tuban ini melalui pesan singkat, Kamis (04/112/2014) petang.

Sekadar tahu, dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen disebutkan bahwa hak konsumen diantaranya adalah hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan atau jasa.

Hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Kemudian hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

Dalam undang-undang ini juga dijelaskan hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian, apabila barang dan atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author