Published On: Jum, Des 20th, 2013

Korban Banjir Resah, Tidak Ada Bantuan Dari Pemerintah

Share This
Tags

RENGEL

seputartuban.com – Korban banjir belum menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tuban, hingga Kamis (19/12/2013) sore. Padahal banjir akibat luapan sungai bengawan solo sudah berlangsung 5 hari.

Banjir bengawan solo Tuban

LUMPUH : Aktivitas warga lumpuh dan tanaman padi gagal panen akibat terendam banjir luapan sungai bengawan solo

Kepala Desa (Kades) Bulurejo, Kecamatan Rengel, Yauri saat dikonfirmasi, Kamis (19/12/2013) mengatakan, warga korban banjir sangat menderita. Karena selain merasakan dampak langsung rumahnya terendam, tanaman padinya gagal panen. Akibat membusuk terlalu lama terendam banjir.

“Bengawan solo meluap dan menggenangi pemukiman dan persawahan warga sejak hari minggu lalu. Kondisi masyarakat sangat memperihatinkan sekali dan butuh bantuan,” katanya.

Di Desa Bulurejo terdapat 1.315 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan rumahnya yang terendam banjir sebanyak 847 KK.  Sementara itu tanaman padi dipersawaan yang terendam seluas 254 hektar. Namun hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemkab Tuban.

“Hingga saat ini belum ada bantuan apapun, saya berusaha mencari bantuan dari para dermawan yang saya kenal. Dan alhamdulillah ada yang mengasih mie sehingga penderitaan masyarakat bisa terkurangi. Dari pemerintah tidak ada sama sekali,” keluh Kades.

Suwandi (35), warga Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel saat ditemui mengatakan, desanya  tenggelam sudah selama 5 hari. Dengan ketinggian sampai mencapai 1,5 meter. Namun warga enggan mengungsi, karena sudah terbiasa kondisi banjir seperti ini. “Kita berharap pemerintah peduli dengan para korban banjir, dan berharap pemerintah mencari solusi dan jalan keluarnya. Sehingga tiap tahunnya tidak menjadi korban banjir,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat juga berharap supaya pemerintah segera membangun tanggul. Mulai Kecamatan Rengel sampai dengan Kecamatan Soko. Sehingga luapan bengawan solo bisa terkurangi dan penderitaan masyarakat yang setiap tahun kebanjiran juga bisa berkurang.

Diketahui, di 4 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban ada 39 desa yang terkena dampak luapan bengawan solo. Sementara di Kecamatan Rengel ada 10 desa yang terendam. Yang kondisinya terparah ada 5 desa, yaitu Desa Karangtinoto, Desa Kanorejo, Desa Tambakrejo, Desa Bulurejo dan Desa Ngadirejo. (lis)

Facebook Comments

About the Author