Published On: Sab, Mar 3rd, 2018

Koramil Rengel Buktikan Kebersamaan Solusi Cerdas Pasca Bencana

seputartuban.com, RENGEL – Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban sebagian wilayahnya berada di kawasan Sungai Bengawan Solo. Sisi manfaatnya, kawasan ini saat kemarau masih dapat digunakan bertani dengan memompa air bengawan solo ke sawah. Bahkan secara manual mengambil pasir sebagai mata pencaharian warga.

KOMPAK : Anggota Koramil Rengel bersama warga melakukan pemindahan rumah secara gotong royong

Namun beberapa hari belakangan ini, sungai terpanjang di pulau jawa itu banjir. Bahkan meluap hingga ke persawahan dan pemukiman. Salah satu dampaknya karena derasnya arus air, menyebabkan tebing sungai abrasi. Hal itu membahayakan penduduk, karena rumah mereka tidak jauh dari lokasi abrasi.

Terbatasnya dana, menyebabkan warga tidak dapat segera memindahkan rumahnya yang terancam amblas dan mengancam keselamatan jiwa mereka. Sehingga meski rumah sudah berada tidak jauh dari tebing yang amblas, mereka tetap bertahan.

Sehingga Jumat (2/3/2018) Koramil 0811/05 Rengel melakukan upaya nyata. Yakni bersama masyarakat melakukan gotong royong membantu pemindahan rumah yang terdampak abrasi. Yakni milik Sanadi (40), warga Dusun Garon, Desa Kanorejo, Kec. Rengel. “Ini selain menguatkan budaya kepedulian kita, juga sebagai bukti dengan kebersamaan menjadi solusi penanganan pasca bencana,” ungkap Danramil Rengel, Kapten Inf. Istoha.

MENYATU : Kekompakan anggota Koramil Rengel dan masyarakat saat memindahkan meubelair milik warga korban abrasi

Penanganan penyelamatan rumah terdampak abrasi ini dapat segera dilakukan tanpa melalui proses panjang. Karena masyarakat mampu saling peduli dan saling membantu. “Ini wujud kemanunggalan TNI dan masyarakat. Kalau saja budaya peduli sesama ini kuat di masyarakat kita, jelas akan mempermudah dan mempercepat penanganan pasca bencana,” tegasnya.

Dari pelaksanaan gotong royong itu, Koramil Rengel bersama masyarakat sudah mampu meringankan beban korban abrasi. Sekaligus sudah mendidik masyarakat untuk saling peduli sesama. Serta membuktikan bahwa kebersamaan bisa jadi solusi penanganan korban banjir. NAL

Facebook Comments

About the Author