Published On: Kam, Jan 21st, 2016

Konsumen Karnopen Paling Banyak Nelayan dan Pelajar

TUBAN

TANGKAP LAGI : Kasat Resnarkoba dan Kasubbag Humas Polres Tuban saat siaran pers 4 tersangka pengedar karnopen

TANGKAP LAGI : Kasat Resnarkoba dan Kasubbag Humas Polres Tuban saat siaran pers 4 tersangka pengedar karnopen

seputartuban.com – Sebagian nelayan Tuban ternyata paling banyak yang menjadi konsumen Karnopen. Hal itu diungkapkan Kasat Reskarboka Polres Tuban, AKP I Made Patera Negara, Selasa (19/1/2016) siang. Hal itu berdasarkan pengakuan 4 tersangka pengedar karnopen yang berhasil diamankan.

Hasil penyidikan 4 tersangka, mereka mengaku menjual karnopen paling banyak di kalangan nelayan. Kemudian konsumen terbanyak kedua adalah pelajar baru masyarakat umum. “Dikiranya pil karnopen ini adalah suplemen untuk menbantu meningkatkan staminanya saat melaut,” ungkapnya.

Para tersangka yang sudah diamankan adalah MM (33), karyawan pabrik kecap, asal Desa Panyuran Kecamatan, Palang Kabupaten Tuban. Ditangkap pada Senin (18/1/2016) pukul 19:45 WIB. Dia terbukti membawa 52 butir karnopen sisa jualanya.

Kemudian AK (23) kuli bangunan asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Dia diamankan pada Minggu, (17/1/2016) pukul 11:00 WIB. Barang bukti yang berhasil diamankan dari pemuda itu sebanyak 4.000 butir karnopen.

Tersangka lainya adalah S (28) dan IS (28), keduanya warga Desa Tambakboto Kecamatan Tamabakboyo, Kabupaten Tuban. Mereka diamankan pada Rabu (13/01/2016) Pukul 19:30 WIB. Dengan barang bukti 741 butir  karnopen.

“Beberapa diantaranya mendapatkan suplai masih dari wilayah Gang Sadar Kelurahan Kingking. Yang tempo hari sudah kami tertibkan. Sampai saat ini kami masih berupaya mengejar pemasoknya yang sudah kami ketahui identitasnya,” tegasnya.

Total barang bukti yang berhasil disita dari 4 tersangka itu sebanyak 4.793 butir pil karnopen, beserta uang tunai sebesar  Rp 620.000 hasil penjualan. Mereka dijerat pasal 197 SUBS 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman pidana maksimal selama 15 tahun penjara. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author