Published On: Sab, Sep 2nd, 2017

Konsisten Pengajian Oke Karaoke Tiap Idul Adha

seputartuban.com, TUBAN – Semangat Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, para karyawan Oke Karaoke dan Cafe menerima siraman rohani dadi Ustadz Riza Salahuddin Habibi,  Jumat (1/9/2017) siang di hall utama cafe di jalan Semarang tersebut. 

KONSISTEN PENGAJIAN : Suasana pengajian di Oke Karaoke dan Cafe

Dihadapan para pemandu lagu dan karyawan,  pengasuh Pondok Pesantren Ash-Shomadiyah Tuban tersebut mengingatkan jangan sampai salah nengambil makna kurban. 
“Idul Kurban bukan hanya diartikan menyembelih ternak dan membagikanya kepada warga kurang mampu. Namun kita diwajibkan menyembelih rasa egois, membesarkan sikap menghargai sesama untuk mengangkat derajat fakir miskin dalam membangun kekuatan ekonomi lebih mandiri, ” tegasnya.

Menurutnya, ajakan mengutamakan fakir dan miskin sebagai upaya memerdekakanya tersebut dapat diartikan sebagai penanda hubungan antar manusia dengan sesamanya tetap terjaga. Sehingga, melalui sarana ini dapat dijadikan sebaga sarana memperbaiki tingkat toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mencontohkan, jika dirunut sesuai dengan jumlah. Masyarakat yang beragama islam di Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini berjumlah sekitar 84%, apabila pola pembangunan ekonomi mandiri tersebut dapat diterapkan, maka dipastikan mampu mengangkat derajat fakir miskin dan mengurangi jumlahnya.

“Mari kita memulainya dari diri sendiri dengan membesarkan sikap salin menghargai sesama. Ibadah kurban jangan hanya diartikan sebagai hubungan spiritual antara manusia dengan Tuhan saja,” imbuhnya.

Terpisah, pemilik Oke cafe dan karaoke di jalan Tuban-Semarang KM5, Willy Santoso Juanda mengatakan bahwa dilaksanakanya kegiatan tersebut semata-mata ialah untuk memberi bekal kepada para pegawainya. Sebab, disisi lain mereka bekerja, mereka juga memiliki kewajiban sebagai mahluk sosial yang wajib melaksanakan perintah Tuhan.

“Tujuan mengadakan kegiatan siraman rohani pada Idul Adha ini tidak lain adalah agar para pemandu lagu dapat mengetahui makna berkurban yang sebenarnya sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, ” pungkasnya.

Diketahui, tradisi pengajian dan siraman rohani tersebut rutin dilaksanakan setiap beberapa bulan sekali serta tiap Idul Adha. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author