Published On: Jum, Sep 26th, 2014

Konsep Penataan Taman, DKP Tuban “Tebang Pilih”

TUBAN

LILIK SUBIANTO: Tahun ini konsentrasi kita penataan kawasan kota. Namun di luar kawasan itu tetap juga ada pemeliharaan rutin.

LILIK SUBIANTO: Tahun ini konsentrasi kita penataan kawasan kota. Namun di luar kawasan itu tetap juga ada pemeliharaan rutin.

seputartuban.com-Meski kebenarannya masih bisa diperdebatkan dari berbagai aspek, tapi konsep penataan taman yang dilakukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkab Tuban tahun 2014 ini memunculkan kesan “dikotomi” yang cukup kental.

Paling kentara adalah pembagian pemeliharaan atas dua “kelompok” taman yang saling bertentangan dari sisi perlakuannya. Satu sisi taman kota seperti diberlakukan berlebih hingga terlihat “kemayu”. Sementara sepanjang jalan raya Desa Kepet yang menjadi gerbang pintu masuk selamat datang menuju Kota Tuban nyaris tidak terurus.

Banyak pepohonan dan tanaman hias lain yang dikhtiarkan sebagai penyejuk mata dan peneduh hati di kawasan ini mulai kering dan meranggas. Daun yang harusnya hijau sekarang berubah warnanya menjadi kecoklatan, Dari tekstur tanah di bawahnya yang kering, jelas tak pernah kena siraman air. Padahal DKP memiliki fasilitas armada yang siap siap digerakkan setiap saat.

Sejumlah warga di kawasan pintu gerbang masuk kota, beranggapan pihak DKP Tuban lebih meng iyakan pembangunan taman di dalam kota yang notabene penataanya sudah tergolong rapi.

Soal tudingan itu Kepala Bidang Pertamanan DKP Tuban, Lilik Subianto, tak sepenuhnya membantah meski juga tak mengiyakan. Dia mengakui, tahun ini konsentrasi pembangunan lebih mengacu pada sektor  pembangunan serta penataan ulang taman dan penanaman pohon kembali  di seputaran kota.

“Memang tahun ini konsentrasi kita penataan kawasan kota. Namun di luar kawasan itu tetap juga ada pemeliharaan rutin,” katanya kepada seputartuban.com,  Jumat (26/09/2014) pagi.

Menurut Lilik, fokus pembangunan tahun ini ada empat zona yang akan di kerjakan. Diantaranya zona pertama di Jalan Pahlawan akan di bangun penambahan taman dengan volume 100 Mp (massa padat).

Zona ke dua hutan kota, juga di Jalan Pahlawan yakni model penataan ulang  taman dengan volume 100 Mp. Sedangkan zona ketiga di Jalan Gedongombo eks tanah milik Bina Warga yang sudah dihibahkan dengan volume 100 Mp (massa padatan). Sementara zona keempat  adalah Jalan Wahidin Sudiro Husodo di sepanjang depan kantor PDAM sampai  RSUD akan ditanami pohon dengan volume 300 Mp. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author