Published On: Sel, Mei 15th, 2012

Kompetisi FLSSN Jatim, Siswa Seniman Ronggolawe Boyong 2 Medali

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

TUBAN

seputartuban.com – Setelah berjuang dalam Festival Seni Siswa Nasional (FLSSN) seminggu yang lalu, seniman Ronggolawe memboyong 1 Emas dan 1 Perunggu.

Untuk kali ini giliran kategori Drama, perwakilan dari SMAN 1 Tuban meraih berhasil menyingkirkan lawannya dengan menampilkan Drama asli Kota Tuban yang berjudul Kaukusngino, dan mampu memperoleh medali emas.

Drama cerita rakyat asli Tuban ini mengisahkan suatu Desa diwilayah Kabupaten Tuban bernama Desa Ngino, yang terletak di Kecamatan Semanding. Karena desa ini dulunya sangat sepi, banyak pemuda  penduduk desa yang meninggalkan tanah kelahirannya itu untuk bekerja.

Akhirnya ada sebuah ide yaitu seorang wanita bersama temannya membuat Festisal Sandur dan Reog, dengan tujuan supaya desanya ramai, selanjutnya desa itu menjadi ramai di kunjungi para wisatawan.

Dengan berjalannya waktu, desa itu bertambah ramai, konon katanya sudah jarang pemuda yang keluar dari desa itu, karena desa sudah ramai dan banyak lapangan pekerjaan. Dari kisah ini, group seniman dari Tuban menjadi pemenang dan penyaji Drama terbaik, dan direncanakan akan mewakili Kontingen Jawa Timur dalam ajang FLSSN tingkat Nasional di Mataram.

Sedangkan medali ke 2 diraih kontingen Ronggolawe dari SMAN 1 Tuban dalam kategori seni Cipta dan Baca Puisi.

Saat dikonfirmasi seputartuban.com, selasa (15/05/2012), Ketua Kontingen FLSSN Kabupaten Tuban, Rofiq mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan FLSSN ini masih merasa komunikasi kurang baik kepada para juri FLSSN. Salah satunya adalah masalah festival seni yang aturannya hanya menyajikan Seni Kriya/ Ketrampilan, ternyata yang dinilai adalah Seni Murni.

Ini merupakan kerugian bagi kontingen Ronggolawe yang kurang mengetahui aturan juri. “Saya berharap untuk tahun depan kontingen Tuban bisa mendapatkan banyak medali, dan lebih meningkatkan pelatihan,”ujarnya.

Sementara itu, untuk uang pembinaan dari panitia FLSSN yang meraih medali emas mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.2.500.000, sedangkan yang memperoleh medali perunggu mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.500.000.

Terkait uang pembinaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Tuban, masih belum dapat menentukan banyaknya jumlah nominal untuk pembinaan seniman Tuban. “Saya masih belum tau besar nominal dari Dinas pendidikan pemuda dan Olah raga ¬†Tuban, karena masih direncanakan,” tegasnya.

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos