Published On: Kam, Jul 30th, 2015

Komisi D: Pengawasan Metoda Ampuh Mengawal Pembangunan

TUBAN

IMRON CHUDLORI: Kita akan terus melakukan pengawasan. Bila ada yang tidak sesuai dengan perencanaan kita panggil dan diingatkan.

IMRON CHUDLORI: Kita akan terus melakukan pengawasan. Bila ada yang tidak sesuai dengan perencanaan kita panggil dan diingatkan.

seputartuban.com-Pengawasan menjadi metoda yang ampuh untuk mengawal setiap kegiatan dan akan membuat tahapan program berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Bahkan sudah dapat dipastikan jika hal tersebut berjalan dengan baik maka tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya akan tercapai dengan lebih efektif dan efisien. Kita akan terus melakukan pengawasan. Bila ada yang tidak sesuai dengan perencanaan kita panggil dan diingatkan,” tutur Ketua Komisi DPRD Tuban, Imron Chudlori, Kamis (30/07/2015)siang.

Hal tersebut diungkapkan berkaitan komitmen komisi yang membidani pembagunan tersebut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek inflastruktur jalan dan air bersih.
di Kabupaten Tuban.

Imron menjelaskan, pengawasan yang dilakukan itu meliputi pelaksanaan pembangunan hingga hasil yang dilakukan oleh rekanan. Selain pembangunan jalan, juga dilakukan pengawasan terhadap pembangunan irigasi.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh Komisi D DPRD Tuban selama ini, pengerjaan pembangunan jalan sudah berjalan hingga 50 persen dan hasilnya sesuai dengan perencanaan.

Sedangkan pembangunan sumber air bersih sudah 60 persen hingga 70 persen. Pembangunan fasilitas irigasi itu bertujuan untuk penguatan program pemerintah terhadap ketahanan pangan.

Pembangunan jalan itu diharapkan bisa meningkat roda perekonomian di Kabupaten Tuban sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik.

Sementara pembangunan sumber air bersih itu, sebagai bentuk upaya mencukupi kebutuhan air bersih, terutama di daerah-daerah yang mengalami kekurangan air tiap kali musim kemarau.

“Akan kita kawal terus hingga pelaksanaan pembangunannya selesai dan dapat difungsikan seperti apa yang sudah direncanakan,” tegas Imron.

Berkaitan itu, dia beharap agar pelaksana kegiatan megerjakan sesuai dengan perencanaan yang sudah ada, juga sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Bila ada rekanan yang melanggarnya maka akan diberikan saksi sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Bila perlu nantinya Komisi D akan meminta agar rekanan yang melanggar di-blacklist,”imbuhnya sembari menjelaskan untuk tahun anggaran 2015 pembangunan jalan di Dinas PU dianggarkan sebesar Rp 198 miliar. Sedangkan untuk pembangunan 60 proyek paket air bersih sebesar Rp 32 miliar. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author