Published On: Rab, Apr 6th, 2016

Komisi D DPRD Tuban; Pembangunan Kwan Sing Bio Harus Stop Dulu

TUBAN

STOP REHAB : Raker Komisi D DPRD Tuban dengan Pengurus TITD Kwan Sing  Bio dan Dinas Terkait

STOP REHAB : Raker Komisi D DPRD Tuban dengan Pengurus TITD Kwan Sing Bio dan Dinas Terkait

seputartuban.com – Komisi D DPRD Tuban meminta agar pembangunan TITD Kwan Sing Bio dihentikan sebelum memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB). Hal itu terungkap saat acara rapat kerja antara pengurus klentheng dengan Komisi D DPRD Tuban dan juga Dinas Pekerjaan Umum, BLH dan BPPT, diruang rapat gabungan DPRD Tuban, Senin (4/4/2016).

Dalam raker tersebut terungkap saat ini pengurus TITD Kwas Sing Bio melakukan renovasi pembangunan gedung dari lantai 4 akan diubah menjadi lantai 5. Serta dilokasi tersebut juga akan membangun patung dewa setinggi 30 meter. Namun dalam proses pembangunan itu pengurus belum memiliki izin dari instansi terkait.

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori mengatakan dari hasil pertemuan tersebut, pihak dewan merekomendasikan kepada pemerintah daerah agar instansi terkait yaitu BPPT tidak menerbitkan ijin selama persyaratannya belum terpenuhi. Sedangkan pengurus harus menghentikan pembangunannya sebelum mengantongi ijin. “Kalau tidak sesuai prosedur harus dihentikan dan harus segera diurus perijinannya,” kata Imron usai melaksanakan Raker.

Sebab izin mendirikan bangunan (IMB) yang dimiliki adalah sejak 2003 lalu. Sedangkan bila dilakukan renovasi terhadap bangunan itu harus dilakukan perbaikan IMB-nya. Izin yang lama akan ditarik dan akan yang baru.  “Bila pembangunannya masih terus dilakukan, kita menekan kepada Satpol PP agar mengambil tindakan, sebab hal itu jelas-jelas melanggar Perda,” tegasnya.

Sedangkan syarat pengajuan perizinan adalah adanya kepengurusan yang disahkan oleh notaris. “Segera ditetapkan secara definitif kepengurusan yang baru, sehingga bisa melakukan proses perijinan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum TITD Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan saat diwawancarai usai raker menegaskan pembangunan dilakukan bukan atas kemauanya sendiri. Karena kondisi bangunan sudah perlu direhab dan kondisinya membahayakan pengunjung. “Yang saya lakukan hanya melanjutkan program yang sudah dibuat pengurus dan atas persetujuan semua pengurus,” tegasnya Gunawan. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author